INDUSTRY.co.id - Jakarta- BNI Syariah kembali memperkuat jaringan bisnisnya dengan menambah tiga kantor cabangnya tahun ini antara lain di wilayah Barat, Timur dan Jabodetabek Plus.
"Langkah ini dilakukan mengingat kinerja positif BNI Syariah di tahun 2016 dengan pertumbuhan customer base yang signifikan," kata Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono di Hotel JS Luwansa, Rabu (8/2/2017).
Kinerja positif BNI Syariah 2016 tercatat laba bersih Desember 2016 Rp 277,38 miliar atau meningkat 21,38 persen dari sebelumnya Rp 228 ,53 miliar.
"Laba ditopang oleh berbagai upaya pengembangan bisnis termasuk jasa dan layanan baik pembiayaan produktif maupun konsumtif serta peningkatan dana murah," jelasnya
Laba positif juga didukung oleh kualitas pembiayaan ( NPF) yang terjaga 3 persen dan operasional perusahaan yang semakin efesien dengan penurunan rasio BOPO menjadi 87,67 persen pada akhir tahun 2016.
Disisi lain, aset BNI Syariah terus tumbuh dengan posisi per Desember 2016 mencapai Rp 28,3 triliun atau naik 23,01 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 23,02 triliun.
"Komposisi pembiayaan terbesar BNI Syariah masih terdapat di pembiayaan konsumtif sebesar Rp 10,92 triliun, diikuti dengan ritel produktif sebesar Rp 4,61 triliun, komersial sebesar Rp 3, 40 triliun, mikro sebesar Rp 1,20 triliun serta Hasanah card Rp 367,60 miliar," pungkasnya