INDUSTRY.co.id - Yogyakarta - Tahun ini BNI Syariah kembali meraih dua penghargaan diantaranya The Best Bank Syariah lima tahun berturut - turut kategori Bank Syariah dengan aset diatas Rp 25 Triliun dan The Best Bank Syariah kinerja sangat bagus tahun 2017 dengan aset diatas Rp 25 Triliun. Penilaian didasari berbagai aspek diantaranya kualitas aset, ekspansi dana, ekspansi pembiayaan, NPF (non performing financing).
Penghargaan diterima oleh Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo.
"Alhamdulillah, meneruskan apresiasi masyarakat atas kinerja positif BNI Syariah di tahun 2017, kinerja BNI Syariah pada Juni 2018 terus tumbuh yakni laba bersih mencapai Rp202,9 Miliar atau naik 23,0 persen dari bulan Juni tahun 2017 sebesar Rp165,1 Miliar," ujar Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di Jakarta, Rabu (15/8/2018).
Ia bilang cerminan pertumbuhan terlihat dari aset BNI Syariah pada triwulan 2 tahun 2018 yang mencapai Rp37,7 Triliun atau naik sebesar 22,9 persen dari triwulan 2 tahun 2017. Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 16,9 persen.
Strategi yang dilakukan BNI Syariah untuk mempercepat ekspansi di tahun 2018 diantaranya terus meningkatkan sinergi supply chain dari BNI Induk, ekspansi nasabah low risk baik untuk pembiayaan konsumer maupun produktif, peningkatan kualitas pembiayaan dan peluasan customer based untuk transaksional serta bersinergi dengan stakeholders untuk terus melakukan literasi dan inklusi keuangan syariah dan pengembangan teknologi melalui aplikasi digital.
“Alhamdulillah, apresiasi ini merupakan amanah untuk terus memberikan kinerja yang optimal bagi nasabah, salah satunya dengan memperluas pemanfaatan ekosistem halal di semua lini bisnis dan institusi sehingga keberadaan BNI Syariah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia”, ujar Firman.