INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.581-14.562. Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah.
"Mulai menguatnya laju EUR yang merespon kenaikan Lira Turki setelah bank sentralnya menawarkan kebijakan peningkatan likuiditas untuk menyelesaikan permasalahan resesi ekonomi di Turki diharapkan dapat memberikan sentimen positif pada Rupiah sehingga dapat kembali melanjutkan kenaikannya," ujar analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (15/8/2018).
Menurut dia, meski laju IHSG masih harus berjuang melawan derasnya aksi jual sehingga masih membuat pergerakan di zona merah, tidak halnya dengan Rupiah yang mampu berakhir positif walau sempat melemah di awal sesi. Tidak seperti IHSG yang mengesampingkan sentimen dari dalam negeri, pada Rupiah mampu menyerap sejumlah sentimen positif dari dalam negeri.
Adanya pernyataan dari Menkeu Sri Mulyani dimana tren penguatan pertumbuhan dapat terus berlanjut setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi dari BPS sebesar 5,27% pada triwulan II dan pemerintah menargetkan defisit transaksi berjalan dapat diturunkan secara signifikan pada akhir 2018.
"Cukup memberikan sentimen positif pada Rupiah," katanya.