Pemerintah Terus Jaring Wisman Rusia

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 04 Agustus 2018 - 13:15 WIB

Logo Wonderful Indonesia Menghiasi Kota-kota di Rusia (Foto: Kemenpar)
Logo Wonderful Indonesia Menghiasi Kota-kota di Rusia (Foto: Kemenpar)

INDUSTRY.co.id - Zeynita Gibbons Moskow, - Kementerian Pariwisata Indonesia menjaring wisatawan dari Rusia dengan mengajak maskapai penerbangan, Hot Deals package dan Digital Programatic Tools yang merupakan terobosan cara yang tidak biasa untuk hasil yang luar biasa.

Hal itu diungkapkan Direktur Pengembangan Pariwisata untuk Regional Eropa, Agustini Rahayu kepada Antara London, disela-sela Forum Bisnis yang diadakan di World Trade Centre Moscow kerja sama dengan Russia-Indonesia Business Council dan KBRI Moskow dalam rangkaian acara Indonesia Festival di Taman Krasnaya Presnya, Moskow tanggal 2-5 Agustus 2018.

Dalam Bisnis Forum Indonesia-Rusia, yang dibuka Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang P.S. Brodjonegoro dihadiri 500 undangan, Agustini Rahayu juga memberikan presentasi tentang pemanfaatan infrastruktur pariwisata dalam upaya penambahan jumlah kunjungan wisatawan dan pengembangan pemasaran pariwisata Indonesia.

Festival Indonesia yang digelar ketiga kali Kementerian Pariwisata dengan Kedutaan Besar Indonesia di Rusia bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan Rusia mengunjungi Indonesia.

Total pengunjung dari Rusia ke Indonesia pada tahun 2016 adalah 80.514 dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 110,529 pengunjung.

"Ini menunjukkan persentase peningkatan positif sebanyak 37,28 persen. Jumlah lebih dari 100.000 turis Rusia yang datang ke Indonesia adalah yang pertama kalinya dalam satu dekade," ujarnya.

Menurut Agustini Rahayu yang akrab disapa Ayu, Bali sudah banyak dikenal di Rusia, sehingga sangat perlu untuk secara konsisten mempromosikan destinasi lainnnya seperti Lombok, Bintan, Batam, Yogyakarta, Danau Toba, Pulau Samosir, dan Raja Ampat sebagaimana yang ditemukenali selama diskusi panel dengan Rostourizm, Aviacenter, ITM Groups, Interfax Tourism.

Kondisi ini menunjukkan bahwa lingkungan maritim masih menjadi daya tarik utama bagi pengunjung dari Rusia datang ke Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau di sepanjang tahun.

Promosi Indonesia di Rusia harus terus ditambah agar ada investor langsung asing dari pengeluaran yang dilakukan wisatawan Rusia selama tinggal di Indonesia.

Kementerian Pariwisata telah menetapkan tahun 2018 sebagai Tahun Kunjungan Wonderful Indonesia 2018 (ViWI 2018). Tahun ini, Kemenpar mempromosikan 18 destinasi teratas yang memenuhi prinsip "3A" yaitu (aksesibilitas, fasilitas, dan daya tarik).

Statistik menunjukkan bahwa nilai pasar pengunjung mencapai lebih dari satu juta dolar AS dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari). Dengan hasil seperti itu, untuk 2018 Indonesia masih memfokuskan program untuk terus menarik lebih banyak pengunjung dari seluruh dunia khususnya negara-negara Eropa termasuk Rusia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pemprov Jabar kerjasama dengan Telkom University dan Cisco

Selasa, 02 Juni 2020 - 21:26 WIB

Pemprov jabar Gandeng Telkom University dan Cisco Wujudkan Kota Cerdas di Tengah Pandemi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Telkom University, dan Cisco setuju untuk berkolaborasi dalam inisiatif Kota Cerdas, yang salah satunya mendukung Ketahanan Pelayan Publik dalam menghadapi COVID-19…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan…

Rapat pleno Pengurus PWI Pusat

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:13 WIB

PWI Pusat Dorong Dewan Pers Proses Secara Hukum Pembuat Sertifikat UKW Palsu

Perbuatan pemalsuan sertifikat UKW tersebut merupakan tindak pidana. Hal ini tidak boleh didiamkan.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:30 WIB

Industri Keramik Kalang Kabut Harga Gas Tak Kunjung Turun, Asaki Beri Ultimatum PGN Hingga Menkeu

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) mendesak PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) sebagai suplier utama gas untuk industri agar segera bisa menyesuaikan sesuai Keputusan Menteri (Kepmen)…

Petani sedang garap sawah menggunakan traktor

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:28 WIB

BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh 12,66 Persen

Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat wabah pandemi virus corona, ekspor pertanian tetap memperlihatkan kinerja yang baik. Tercatat, ekspor pertanian April 2020 sebesar US$ 0,28 miliar…