Lapindo Kantongi Perpanjangan Kontrak Kelola Blok Brantas

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 04 Agustus 2018 - 06:41 WIB

Migas Ilustrasi
Migas Ilustrasi

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah memperpanjang kontrak Lapindo di Blok Brantas selama 20 tahun hingga tahun 2040. Dengan perpanjangan kontrak ini, Lapindo berharap bisa meningkatkan produksi Blok Brantas.

President Director Lapindo Brantas Inc, Faruq Adi Nugroho mengatakan saat ini produksi gas Blok Brantas hanya sebesar 20-25 million standard cubic feet per day (mmscfd). Pada akhir tahun 2018, perusahaan ini menargetkan produksi gas Blok Brantas bisa mencapai 30-35 mmscfd.

Dengan adanya perpanjangan kontrak, Faruq menyebut Lapindo optimis bisa mencapai produksi sampai 150 mmscfd. Kenaikan produksi tersebut dilakukan secara bertahap.

"Menurut rencana, kami akan meningkat produksi pada 2022-2023 sebesar 100 mmscfd. Pada lima tahun sejak perpanjangan kontrak (2025), bisa mencapai sebesar 150 mmscfd. Insya Allah bisa kontribusi cukup baik di wilayah Jawa Timur dan Wilayah Jawa Tengah seterusnya," kata Faruq, Jumat (3/8/2018).

Untuk mencapai target tersebut, Lapindo telah melakukan beberapa persiapan seperti pengeboran sumur ekplorasi. Pada tahun 2018-2019, Lapindo menargetkan bisa melakukan pengeboran sumur ekplorasi sebanyak lima hingga enam sumur.

"Sebanyak lima sampai enam mungkin bisa. Kalau hasilnya bagus ya terus kami mengebor di wilayah Sidoarjo dan sekitar Sidoarjo," ungkapnya.

Untuk melakukan pengeboran tersebut, Lapindo akan mengeluarkan dana investasi mencapai Rp 1 triliun. Dengan harapan hasil pengeboran enam sumur tersebut bisa menambah produksi gas dari Blok Brantas di atas 25 mmscfd.

Selanjutnya, Lapindo harus melakukan komitmen kerja pasti. Dalam program komitmen kerja pasti, Lapindo akan melakukan seismik 3D sepanjang 450 kilometer persegi (km²) dan pengeboran satu sumur ekplorasi pada tahun pertama.

Pada tahun kedua, perusahaan yang berafiliasi dengan Grup Bakrie ini berencana untuk melakukan seismikk 2D sepanjang 200 kilometer (km) dan sumur ekplorasi sebanyak satu sumur.

Pada tahun ketiga Lapindo akan melakukan seismik 3D sepanjang 150 km. Tahun keempat dan kelima melakukan pengeboran sumur ekplorasi per tahunnya sebanyak satu sumur.

Dengan program kegiatan tersebut, Faruq mengaku Lapindo akan terus dipandu SKK Migas dalam seluruh aspek teknis demi mencegah terjadinya luapan lumpur seperti yang terjadi pada Mei 2006 lalu. "Mudah mudahan kerja baik, capai target dan bekerja dengan aman," kata Faruq.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peserta HNJA saat mengunjungi salah satu Desa binaan Aqua

Selasa, 22 Oktober 2019 - 00:33 WIB

Biogas Mampu Tekan Biaya Pembelian Gas Elpiji Masyarakat

- Bali - Danone melalui Pabrik Aqua memberikan pendampingan ke masyarakat Bali, diantaranya Pariwisata, membantu kepemilikan biogas, pertanian dan ke pemulung. Kesemuanya bentuk keperdulian…

Bibit Ubikayu (Foto:Doc Kementan)

Senin, 21 Oktober 2019 - 22:37 WIB

Pengembangan Bibit Unggul Ubi Kayu, Kementan Bantu Sertifikasi

Jakarta - Industri Pangan olahan ubi kayu saat ini sedang digandrungi masyarakat. Mulai dari minuman berbahan tapioka hingga makanan ringan seperti kripik atau chips stik. Untuk itu dibutuhkan…

CIMB Niaga - foto IST

Senin, 21 Oktober 2019 - 22:17 WIB

CIM Niaga Miliki Aplikasi Mobile Banking

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memperkenalkan aplikasi mobile banking terbaru bagi nasabah korporasi yaitu BizChannel@CIMB Mobile. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan dapat…

Ilustrasi

Senin, 21 Oktober 2019 - 18:30 WIB

Kemenkumham Dorong Perbaikan Balai Harta Peninggalan

Jakarta - Pemerintah terus meningkatkan kinerja Balai Harta Peninggalan (BHP) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Salah satunya melalui Rapat Kerja Teknis Balai (Rakernis) dengan tema menyikapi…

Kota Surabaya

Senin, 21 Oktober 2019 - 17:55 WIB

Catat, Ini 5 Kuliner yang Bikin Kangen dengan Surabaya

Bila Anda pernah berkunjung ke Surabaya, atau belum pernah sama sekali, berikut ini beberapa kuliner khas yang akan membuat Anda ingin langsung kembali ke Surabaya.