Pemerintah Tetapkan 550 Ha Kolaka Sebagai Proyek Pengembangan Kakao

Oleh : Wiyanto | Rabu, 01 Agustus 2018 - 15:47 WIB

Ilustrasi Buah Kakao (Ist)
Ilustrasi Buah Kakao (Ist)

INDUSTRY.co.id - Kendari- Kementerian Pertanian Republik Indonesia menunjuk Kabupaten Kolaka Timur mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk proyek percontohan pengembangan kawasan kakao nasional.

Dipilihnya Kolaka Timur dikarenakan wilayah tersebut merupakan penghasil kakao terbesar di Sulawesi Tenggara, kata Dirjen Perkebunan Kementan RI, Bambang, di Kendari, Selasa (31/7/2018)

Menurut dia, untuk tahun 2018 di Kolaka Timur terdapat seluas 550 hektare lahan yang dipersiapkan dijadikan pengembangan kakao.

"Jadi pilot project ini untuk mendapatkan masukan dari para petani dan apa yang diharapkan oleh petani agar daya saing kakao Koltim dapat meningkat," ujar Bambang.

Bambang saat menghadiri pertemuan dan sosialisasi dengan para petani di Desa Tinete Kecamatan Aere mengatakan penetapan pilot project pengembangan kawasan kakao nasional bertujuan untuk menghimpun ide, gagasan, serta masukan berupa kebutuhan dari petani untuk daya saing kakao di Kolaka Timur.

Pada sehari sebelumnya (30/7), Dirjen Perkebunan Kementan, juga melakukan pertemuan dan sosialisasi dengan petani kelapa sawit di Kabupaten Konawe Utara yang membahas tentang program peremajaan kebun kelapa sawit rakyat.

Mantan Kadis Perkebunan dan Hortikultura Sultra itu mengatakan Kolaka Timur terdapat 550 hektare lahan yang dipersiapkan dijadikan pengembangan kakao dan alokasi dana APBN untuk proyek mencapai Rp12 miliar terkhusus untuk di Kabupaten Koltim.

"Jadi memang benar bahwa Kementerian Pertanian telah mengalokasikan dana untuk pengembangan kakao di Koltim  ini sebesar Rp12 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBN)," tutur Bambang.

Sementara itu Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah berharap agar masyarakat dalam hal ini petani kakao dapat berfikir global mengingat kebutuhan dunia akan Kakao yang semakin tinggi, sehingga permintaan akan komoditi ekspor ini tidak akan habis.

"Kami harapkan petani dapat berfikir ke depan agar kabupaten Kolaka Timur bisa menjadi penghasil kakao terbesar di Indonesia," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Giant Supermarket

Rabu, 26 Juni 2019 - 08:37 WIB

Tutup Enam Gerai Giant, Manajemen: Persaingan Meningkat

Dalam beberapa hari terakhir dikabarkan adanya rencana penutupan 6 gerai Giant, yakni Giant Express Pondok Timur, Giant Express Cinere Mall, Giant Express Mampang, Giant Extra Jatimakmur, Giant…

Anak-anak sekolah (Foto Rmol)

Rabu, 26 Juni 2019 - 07:15 WIB

Menyikapi Kebijakan Sistem Zonasi Pada Penerimaan Peserta Didik Baru 2019

Sistem zonasi yang membatasi pemilihan sekolah di tingkat kelurahan memunculkan banyak potensi masalah dan sudah menuai pro dan kontra yang meluas, sehingga perlu dikaji ulang dan didukung oleh…

Blok Masela (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 26 Juni 2019 - 07:00 WIB

Terwujudnya POD LNG Abadi Blok Masela, Picu Investasi Migas Indonesia

Pemangku kepentingan minyak dan gas bumi nasional optimistis selesainya tahapan pembahasan revisi Rencana Pengembangan (Plan of Development atau POD) LNG Abadi Blok Masela, memicu ketertarikan…

Penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) antara Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri dan Duta Besar Luar Jepang untuk Indonesia, Mr. Masafumi Ishii

Rabu, 26 Juni 2019 - 06:46 WIB

Jepang Berjanji Akan Lindungi Tenaga Kerja Berketerampilan Spesifik Indonesia

Jakarta – Indonesia dan Jepang sepakat menjalin Kerja sama di bidang ketenagakerjaan. Kerja sama tersebut dalam hal penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled…

Wings Air (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 26 Juni 2019 - 06:00 WIB

Penjelasan Operasional Wings Air Penerbangan Rute Ternate– Morotai–Ternate

Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group memberikan keterangan terbaru bahwa penerbangan yang melayani rute Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara (TTE) ke Bandar…