INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.396-14.411. Pergerakan Rupiah yang mampu kembali menguat dengan memanfaatkan sentimen yang ada terutama sentimen pergerakan USD yang kembali turun diharapkan dapat bertahan seiring masih adanya ruang kenaikan sehingga memperbesar peluang Rupiah untuk kembali melanjutkan pergerakan positifnya.

"Meski demikian, tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah," ujar analis Pasar Modal Reza priyambada di Jakarta, Selasa (31/7/2018).


Kemarin, laju USD yang belum sepenuhnya menguat dan cenderung _sideways_ membuat laju Rupiah masih berkesempatan untuk kembali melanjutkan kenaikannya. Di sisi lain, sejumlah sentimen masih dinilai cukup positif terutama dari dalam negeri jelang akan dirilisnya angka inflasi dan berbagai upaya yang terus disampaikan Pemerintah untuk menopang Rupiah untuk tidak melemah lebih dalam.

"Pergerakan Rupiah ini pun cukup tahan di tengah sentimen jelang akan diadakannya sejumlah pertemuan Bank Sentral global di masing-masing negaranya. Dimulai dari BoJ, The Fed, lalu BoE dan beberapa lainnya," katanya.