Petani Kopi Kudus Jateng Nikmati Panen 1,5Ton/ Hektar

Oleh : Herry Barus | Senin, 30 Juli 2018 - 13:16 WIB

Kopi Indonesia (Foto Ist)
Kopi Indonesia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Kudus- Para petani kopi di kawasan Pegunungan Muria, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menikmati peningkatan hasil panen dibandingkan sebelumnya.

"Jika tahun lalu hasil panen hanya 1,5 ton per hektare, maka tahun ini melonjak menjadi lima ton per hektare," kata Jumain, petani kopi di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, akhir pekan lalu.
 

Menurut dia, dirinya mengelola lahan kopi seluas 1,5 hektare yang merupakan milik Perum Perhutani.

Lonjakan hasil panen kopi pada 2018, katanya, disebabkan faktor cuaca yang mendukung.

Dalam rangka meningkatkan produktivitas, lanjutnya, sepanjang musim kemarau dilakukan penyiraman air dua kali setiap hari yakni pagi dan sore.

"Jenis tanaman kopi yang ditanam, yakni jenis kopi robusta muria yang memiliki ciri khas ukuran buah yang lebih besar," katanya.

Sementara, harga jual kopi dalam kondisi basah, lanjutnya, sebesar Rp5.700 per kilogram, sedangkan dalam kondisi kering mencapai Rp23.000/kg.  Harga jual kopi saat ini, kata dia, cenderung bagus, dibandingkan sebelumnya.

Kopi yang dihasilkannya itu, kata Jumain, dijual ke tengkulak karena biasanya mereka mendatangi petani.

Rumain, petani kopi lainnya menambahkan bahwa pada Juli 2018 memang masa panen tanaman kopi di desanya. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kata dia, masa panen berlangsung mulai Juli hingga Oktober.

Kualitas kopi yang dihasilkan petani di Desa Ternadi, katanya, bersaing dengan kopi daerah lain.

Kopi dari Ternadi juga dikirim ke sejumlah daerah, salah satunya ke Temanggung.

Pelaksana Harian Kepala Resor Pemangkuan Hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Muria Patiayam KPH Pati Nur Hamid menjelaskan lahan Perhutani yang dimanfaatkan warga untuk menanam kopi mencapai 43 hektare.Warga yang memanfaatkan tersebut, katanya, tergabung di Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tani Makmur Ternadi.

Untuk luas areal lahan milik Perhutani, katanya, sekitar 126 hektare, namun lahan yang produktif hanya 43 hektare. Dari hasil kerja sama dengan petani, kata dia, Perhutani mendapatkan bagi hasil sebesar 30 persen, sedangkan 70 persen diterima LMDH Tani Makmur karena yang melakukan penanaman hingga perawatan.

Sejak 2017, kata dia, produktivitas hasil panen tanaman kopi petani di Desa Ternadi memang mengalami peningkatan.

"Kami prediksi tahun ini hasil panen tanaman kopi petani di Desa Ternadi bakal meningkat karena cuacanya yang mendukung," ujarnya. (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pabrik Petrokimia

Sabtu, 20 April 2019 - 13:05 WIB

Arab Saudi Bakal Bangun Pabrik Petrokimia Senilai Rp84,31 Triliun di Indonesia

Pemerintah Arab Saudi siap menambah investasinya di Indonesia dengan mendirikan pabrik petrokimia senilai USD6 miliar atau setara Rp84,31 triliun.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Sabtu, 20 April 2019 - 12:05 WIB

Usai Pemilu, Menperin Optimis Investasi Industri Kian Agresif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis akan terjadi peningkatan investasi dan ekspansi di sekkor industri manufaktur seusai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun…

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…