KPK Minta Kemenkumham Tindaklanjuti Sel Palsu Novanto-Nazaruddin

Oleh : Herry Barus | Jumat, 27 Juli 2018 - 06:46 WIB

Ruang Tahanan KPK (Foto Dok Industry.co.id)
Ruang Tahanan KPK (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Kementerian Hukum dan HAM menindaklanjuti terkait dugaan dua terpidana korupsi Setya Novanto dan M Nazaruddin menempati sel atau kamar palsu saat sidak yang dilakukan Ditjen Pemasyarakatan di Lapas Sukamiskin Bandung, Minggu (22/7/2018).

Sidak itu dilakukan terkait kasus suap terkait pemberian fasilitas, perizinan ataupun pemberian lainnya di Lapas Klas 1 Sukamiskin Bandung.

"Seharusnya hal seperti ini bisa ditindaklanjuti oleh pemeriksaan internal di Kementerian Hukum dan HAM. Jadi benar atau tidak benarnya itu harus diklarifikasi lebih jauh, apakah sel yang dihuni oleh dua orang tersebut itu benar-benar sel yang memang selama ini dihuni atau karena ada sidak kemudian dilakukan perubahan yaitu harus didalami lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/7/2018)

Lebih lanjut, Febri menyatakan bahwa hal itu merupakan ujian keseriusan bagi Kementerian Hukum dan HAM dalam upaya perbaikan kondisi sel atau kamar di Lapas.

"Ini ujian juga bagi keseriusan upaya perbaikan jangan sampai ketika di pucuk pimpinan mengatakan akan melakukan upaya perbaikan tetapi masih ada yang main-main di bawah atau melanggar aturan maka tindakan tegas harus diberikan kalau memang ada pelanggaran," ucap Febri.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018 Wahid Husein (WH), Hendry Saputra (HND) yang merupakan staf Wahid Husein, narapidana kasus korupsi Fahmi Darmawansyah (FD) dan Andri Rahmat (AR) yang merupakan narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping (tamping) dari Fahmi Darmawansyah.

 Dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus itu, KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana, yaitu dua unit mobil masing-masing satu unit Mitsubishi Triton Exceed warna hitam dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakkar warna hitam.(Ant)
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Serah terima pemberian bantuan multivitamin anak di Palangkaraya. (Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:54 WIB

Kalbe Lakukan Aksi Peduli Bencana Asap Kabut di Palangkaraya

Pemberian masker, multivitamin kesehatan, dan permen pelega tenggorokan kepada masyarakat umum dan beberapa sekolah TK/SD di sekitar Palangaraya.

Karnaval yang diikuti oleh segenap warga Desa Kekait dalam meriahkan acara penutupan rangkaian Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi para ibu dan anak, sekaligus dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:40 WIB

Atasi Trauma Ibu dan Anak Paska Bencana dengan Terapi

Kekuatan sentuhan ibu ini telah memberi dampak positif bagi para Ibu dan Anak dengan trauma paska bencana.

Penutupan rangkaian Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi para ibu dan anak di Desa Kekait, Lombok.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:33 WIB

168 Ibu di Lombok Alami Depresi Pasca Gempa

Program ini menunjukkan perubahan positif kesehatan mental para Ibu dan Anak yang terdampak bencana.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Manfaatkan ‘Patent Mapping’, Kemenperin Cari Peluang Inovasi Pendukung Kendaraan Listrik

Kalangan peneliti maupun pengambil kebijakan yang terlibat dalam melakukan kegiatan inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten. Hal tersebut beralasan, karena paten terkait dengan hak cipta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 18:00 WIB

Konser Jakarta Melayu Festival Berlangsung Meriah

Jakarta Melayu Festival (JMF) ke-9 yang digelar di Ancol Sabtu malam (17/8/2019) dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain Gubernur, juga hadir dua tamu istimewa dari Kerajaan Malaysia.