INDUSTRY.co.id - Jakarta - BNI Syariah belum merencanakan menaikan margin pembiayaan kepada nasabah. Meskipun Bank Indonesia sudah menaikan beberapa kali suku bunga acuan nasional.

Dhias Widhiyati, Direktur BNI Syariah mengatakan, akan melihat beberapa bulan ini kedepan dampak dari BI menaikan suku bunga yang cukup cepat hingga 5,25 persen.

"Peninjauan kembali pasti ada, tapi kalau drastis ekonomi bisa ngerem. Kita lihat dulu nasabah," katanya di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Lagi pula, kata dia dana pihak ketiga sebanyak 70 persen berasal dari wadiah yang mana nasabah tidak mengharap imbal hasil. Jadi BNI Syariah dengan sistem ini tidak ada beban cost untuk memberikan imbal hasil kepada nasabah.

"Memang nilainya masih kecil, tapi wadiah kita paling besar 70 persen," katanya.