INDUSTRY.co.id - Jakarta - BNI Syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp25,1 triliun pada semester I 2018. Ini tumbuh 11,4 persen.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, ekspansi pembiayaan naik.

"Kualitas pembiayaan terjaga dengan baik, Non Performing Fund 3,04 persen," katanya di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Segemen pembiayaan yang paling dominan adalah konsimer Rp12,9 triliun atau 51,5 persen.

Selain pembiayaan, lanjut dia, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp32,4 triliun atau naik 21,5 persen. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 16,5 persen.

Adapun komposisi DPK didominasi dana murah mencapai 52,8 prrsen.

"Capaian tersebut wujud nyata BNI Syariah, ditunjang komitmen mengikuti perkembangan era digital yang bergerak dinamis," katanya.