ICDX Targetkan Masuk Dalam 10 Besar Bursa Komoditas Dunia di Tahun 2020

Oleh : Hariyanto | Kamis, 19 Juli 2018 - 20:44 WIB

Indonesia Commodity and Derivative Exchange- ICDX
Indonesia Commodity and Derivative Exchange- ICDX

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX)  menargetkan dapat masuk dalam 10 besar bursa komoditas dunia ditahun 2020. Guna mewujudkan target tersebut, ICDX akan meluncurkan beberapa produk terbarunya antara lain Gold, Oil and Forex (GOFX) pada awal Agustus mendatang.

“Target kami bisa 10 besar, kalau dilihat Indonesia itu negara besar. Targetnya bisa dua tahun tercapai, saat ini masih di posisi 50 besar,” ujar Direktur Utama ICDX Lamon Rutten di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Ia mengatakan, untuk mengejar target tersebut pihaknya perlu bekerja sama dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) guna memproduksi produk-produk baru.

Adapun sebagai upaya untuk membantu memperkuat perekonomian Indonesia melalui industri perdagangan berjangka, ICDX berencana mengeluarkan produk dengan kontrak baru, yaitu emas, minyak bumi dan forex yang dapat diakses dengan lebih mudah dan aman oleh masyarakat.

“Kita akan mulai dengan tiga produk baru, dengan produk emas, minyak bumi, dan beberapa kontrak forex, dan akan kami cek semua sistem bursa, sistem clearing house dan juga sistem pialang,” jelasnya.

Selain itu, menurut Lamon, perlu ada sosialisasi dari pemerintah akan pentingnya berinvestasi secara benar dan disahkan oleh regulasi.

“Diharapkan pemerintah bisa kasih informasi supaya mereka bisa berinvestasi yang lebih sehat dengan bursa yang diregulasi karena kami sebagai bursa tidak bisa untuk menutup pialang illegal tersebut dan itu hanya bisa ditutup oleh pemerintah. Apalagi sudah ada undang-undangnya,” ujar Lamon.

ICDX juga akan menggenjot jumlah transaksinya dari 2.500 per hari menjadi 50.000 lot per hari pada akhir tahun ini. “50.000 itu sebenarnya kecil buat negara sebesar Indonesia,” ungkapnya.

Lamon mengatakan, Indonesia merupakan negara yang besar dan penting di dunia komoditas, namun banyak orang belum mengetahuinya. Dengan pengembangan bursa komoditas, dunia akan melihat Indonesia.

"Apalagi Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan rumah bagi beberapa produsen utama terbesar di dunia misalnya seperti CPO, Karet, Nikel, dan Timah," ungkapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kamis, 19 Mei 2022 - 19:00 WIB

Menperin Agus Resmikan xEV Center Milik Raksasa Otomotif Asal Jepang di Karawang

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan xEV Center, yang berlokasi di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang 3, Kamis (19/5/2022).

DR. Basuki Ranto, Dewan Pakar ICMI

Kamis, 19 Mei 2022 - 18:55 WIB

Perekonomian Daerah Nyata Bergerak Naik Dampak Mudik Lebaran

Jakarta-Masyarakat gegap-gempita melakukan mudik lebaran 2022, setelahdianya akses mudik tahun ini juga disinyalir mendorong perekonomian daerah.

Changemakers Nusantara Day

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:52 WIB

Changemakers Nusantara Day: Pertemuan Akbar Ribuan Pembawa Perubahan Tanah Air

Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), organisasi nirlaba pembawa perubahan bagian dari Grup GoTo, menggelar Changemakers Nusantara Day untuk merayakan keberhasilan ribuan pembawa perubahan yang telah…

PLN (Foto/Rizki Meirino)

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:43 WIB

PLN Batam Setop Rencana Ekspor Listrik ke Singapura

PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PLN Batam) menghentikan rencana ekspor listrik ke Singapura. Hal tersebut diutarakan Komisaris PT PLN Batam Rizal Calvary Marimbo di Jakarta, kemarin usai…

Tugu Insurance

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:39 WIB

Laba Meningkat, Tugu Insurance Tebar Dividen Sebesar Rp 126,6 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) yang dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2022 menyetujui pemberian dividen sebesar Rp 126.592.140.666…