ICDX Siap Luncurkan Produk Investasi Terbaru GOFX pada Awal Agustus 2018

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 14 Juli 2018 - 11:06 WIB

CEO ICDX Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
CEO ICDX Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - JakartaIndustri perdagangan berjangka komoditi semakin berkembang pesat dengan ditandainya inovasi produk investasi seperti Crypto Comodity. BAPPEBTI sebagai regulator telah mengambil langkah strategis untuk meregulasi pasar tersebut.

Langkah tersebut juga diiringi dengan pengawasan dan penyediaan pasar yang lebih aman dan terpercaya dari Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) sebagai bursa komoditi di Indonesia.

Seiring dengan berkembangnya industri perdagangan berjangka, semakin marak pula terjadi investasi bodong yang dilakukan oleh entitas berstatus ilegal.

Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terdapat kurang lebih 214 entitas ilegal yang mengatasnamakan investasi Forex dan MLM (Multi Level Marketing).

"Kondisi ini cukup memprihatinkan karena dapat mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat akan investasi," kata CEO Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Lamon Rutten, Jumat (13/7/2018).

Rutten menuturkan, dibutuhkan sinergi dari seluruh pihak yang berkepentingan guna mengatasi masalah tersebut. Menjawab tantangan tersebut, bertepatan dengan ulang tahunya yang ke 9 , ICDX berencana meluncurkan produk investasi terbarunya yakni kontrak multilateral Gold, Oil and Forex (GOFX) pada awal Agustus 2018.

GOFX adalah produk yang berisi sekumpulan kontrak multilateral dan bisa diperdagangkan di dalam bursa. "Lewat ICDX sekarang bisa, lebih aman daripada pakai pialang-pialang berjangka ilegal," ucap Rutten.

Menurut Rutten, selain lebih aman karena dijamin oleh lembaga kliring seperti Indonesia Clearing House (ICH), serta diawasi oleh Bappebti, kontrak GOFX juga diklaim menawarkan harga yang lebih murah.

"Nilainya dipatok US$10.000, lebih murah dibandingkan kontrak di bursa komoditi luar negeri yang mencapai US$100.000 per kontrak," ungkap Rutten.

GOFX memberikan rasa aman bagi investor dengan landasan hukum yang jelas. Kontrak-kontrak multilateral ini menyediakan akses langsung kepada pasar global dan langsung ditransaksikan di dalam bursa.

ICH sebagai lembaga kliring pun siap menjamin segala transaksi yang dilakukan, terlebih kontrak Spot Forex GOFX merupakan Exchange-Traded Spot Forex pertama di Asean dan kedua didunia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gratis Tarif Listrik ditengah Pandemi Corona

Kamis, 02 April 2020 - 10:18 WIB

Soal Stimulus Tarif Listrik, Dirjen ESDM: Berapun Pakainya ya Gratis, Tidak Bayar

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menjelaskan, keringanan tagihan listrik bagi pelanggan rumah tangga daya 450 VA yang regular atau pascabayar akan digratiskan…

PT Anabatic Technologies Tbk Dukung Pemkot Tangerang Bangun Ruang Isolasi

Kamis, 02 April 2020 - 10:14 WIB

PT Anabatic Technologies Tbk Dukung Pemkot Tangerang Bangun Ruang Isolasi

PT Anabatic Technologies Tbk menyambut baik dan siap mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membangun ruang isolasi khusus pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan yang…

Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi. (Foto Dok Wartakota/Tribunnews)

Kamis, 02 April 2020 - 10:00 WIB

Pelatih Herry IP Siapkan Program Khusus PBSI Jelang Olimpiade

Wabah Covid-19 membuat International Olympic Committee (IOC) menunda penyelenggaraan event olahraga terakbar Olimpiade Tokyo 2020 hingga 23 Juli - 8 Agustus 2021 mendatang. Hal ini mau tak mau…

Produsen Batubara

Kamis, 02 April 2020 - 09:51 WIB

Perpanjangan Kontrak Industri Pertambangan Tidak Otomatis, KESDM: Kedaulatan Negara Tetap Terjaga

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan Permen No. 7 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, dan Pelaporan pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral…

Jodi Mahardi, Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi/Staf Khusus Bidang Kelembagaan dan Media

Kamis, 02 April 2020 - 09:30 WIB

Tidak Ada Penghentian Transportasi di Jabodetabek

Beberapa saat yang lalu saya mendapatkan kiriman tautan berita perihal "Corona, Pemerintah Resmi Setop Akses dan Angkutan Jabodetabek"