2.000 Buruh Pabrik Sepatu Karawang Terkena PHK

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 07 Juli 2018 - 14:53 WIB

Ilustrasi Industri alas kaki (Foto Ist)
Ilustrasi Industri alas kaki (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id -Karawang- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengatakan terdapat 2.000 buruh PT Dean Shoes yang memproduksi sepatu akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), karena perusahaan itu mengalami permasalahan keuangan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat Suroto di Karawang, Jumat mengatakan pihaknya sudah mendapatkan surat resmi dari perusahaan yang akan melakukan PHK massal tersebut.

Pemberitahuan tentang PHK massal itu disampaikan Manager PT Dean Shoes, Andry Iman M melalui surat bernomor FIG3/AM/212/VI/2018 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnekertrans) Karawang Sesuai dengan surat tersebut, sebanyak 2000 dari 15.000 buruh PT Dean Shoes yang beralamat di Desa Mwkarjaya, Kecamatan Purwasari akan terkena PHK.

Alasan PHK yang disampaikan ialah, karena pabrik itu harus mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan, sehingga harus mengurangi jumlah karyawannya.

Menurut Suroto, hingga akhir Mei 2018 sudah ada beberapa perusahaan yang melakukah PHK. Jika diakumulasikan, jumlah buruh yang terkena PHK pada tahun ini sudah mencapai 11.000 ribu orang. Sementara pada 2017 tercatat 29.000 buruh yang di-PHK.

Suroto menduga PHK massal terjadi akibat perusahaan terlalu berat untuk membayar upah buruh yang memang termahal di Indonesia. Perusahaan yang dinilai paling berat merasakan dampak tingginya UMK Karawang adalah perusahaan yang bergerak di sektor sandang, kulit, dan tekstil (TSK). Namun ada juga beberapa perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur.

"Mereka berat membayar upah buruh, karena jumlah karyawan mereka memang sangat banyak," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kusuma Ida Anjani, Mustika Ratu Business Development, Innovation & SPA Director

Minggu, 12 Juli 2020 - 15:07 WIB

Taman Sari Royal Heritage Spa siap beroperasi di New Normal

Jakarta - Dunia usaha kini memasuki era new normal, dimana beberapa aktivitas bisnis diizinkan beroperasi kembali. Pemerintah telah menyiapkan kebijakan era new normal menggantikan kebijakan…

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Dokter Reisa Broto Asmoro

Minggu, 12 Juli 2020 - 15:00 WIB

Sejumlah Tips Dokter Reisa Berolah Raga di Ruang Publik

Anjuran pemerintah dalam hal menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi COVID-19 belakangan ini sudah dilaksanakan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari sudah banyaknya masyarakat yang memanfaatkan…

Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (Foto: @borobudurpark/Industry.co.id)

Minggu, 12 Juli 2020 - 13:00 WIB

Destinasi Wisata Jawa Tengah Kembali Menggeliat

Sebanyak 103 dari 690 tempat wisata di wilayah Jawa Tengah telah beroperasi secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan setelah berlaku tatanan normal baru.

Hendry Oktavianus, CEO Cicilsewa

Minggu, 12 Juli 2020 - 12:30 WIB

Cicilsewa Dipercaya oleh Yummy Corp sebagai Rekan Usaha untuk Pengembangan Bisnis

Berlangsung akad sewa perdana antara Cicilsewa dan Yummy Corp. Perjanjian sewa ini berlaku untuk unit properti yang berlokasikan di Fatmawati, Jakarta Selatan. Akad sewa dihadiri oleh Eno Susanto,…

Kurban Idul Adha (Dok INDUSTRY.co.id)

Minggu, 12 Juli 2020 - 12:10 WIB

Empat Aturan Pemotongan Hewan Kurban dari Gugus Tugas Percepatan Penataan Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyiapkan aturan terkait mekanisme pemotongan hewan kurban maupun shalat Idul Adha yang jatuh pada 31 Juli 2020.