Polemik Kental Manis, YLKI Minta BPOM Jangan Terjebak Perang Dagang

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 06 Juli 2018 - 16:10 WIB

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI
Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tidak boleh terjebak dengan 'perang dagang' dan persaingan tidak sehat antarprodusen susu. Pernyataan ini disampaikan YLKI terkait polemik produk susu kental manis.

"Informasi yang YLKI peroleh, polemik tentang kental manis mencuat karena ada 'perang dagang' antara produsen susu," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (6/7).

Tulus mengatakan terdapat produk susu bubuk yang kurang laku dan berkembang di masyarakat yang kemudian menjadikan produk kental manis sebagai "tersangka". "Bila fenomena itu benar, kebijakan BPOM terkait produk kental manis menjadi tidak sehat," ujarnya.

BPOM telah menerbitkan Surat Edaran Nomor HK.06.5.51.511.05.18.2000/2018 tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) tertanggal 22 Mei 2018 yang ditujukan kepada produsen, importir, dan distributor produk susu kental dan analognya.

Menurut Surat Edaran tersebut, label dan iklan produk susu kental dan analognya dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah lima tahun dalam bentuk apa pun. Label dan iklan juga dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk susu kental dan analognya disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi, seperti susu sapi, susu yang dipasteurisasi, susu yang disterilisasi, susu formula atau susu pertumbuhan.

Label dan iklan susu kental dan analognya dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman. Iklan produk susu kental juga dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Rabu, 19 Juni 2019 - 18:20 WIB

Lewat 'The Big Start Season 4', Kemenperin Gembleng IKM Masuk Ranah Digital

Kemenperin semakin aktif bawa IKM masuk ke pasar digital, dalah satunya dengan kembali menyelenggarakan kompetisis 'The Big Start Season 4' yang menawarkan total hadiah Rp 1,3 miliar.

Direktur Strategic Portfolio Telkom Achmad Sugiarto (kedua dari kanan)

Rabu, 19 Juni 2019 - 18:02 WIB

Startup Portfolio Telkom Listing di Australia Stock Exchange

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadiri acara pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) Whispir di Australian Securities Exchange (ASX) dengan kode…

e-Commerce Tokopedia (Ist)

Rabu, 19 Juni 2019 - 17:45 WIB

Sepanjang Bulan Mei 2019, Tokopedia Catat Transaksi Penjualan Hingga Rp 18,5 Triliun

Sepanjang bulan Mei 2019, Tokopedia mencatatkan nilai total transaksi (Gross Merchandise Value/GMV) sebesar US$1.3 miliar atau setara lebih dari Rp18,5 triliun.

Sun Life Financial Indonesia dan Muamalat Indonesia Menandatangani Peresmian Kerja Sama Strategis Bancassurance

Rabu, 19 Juni 2019 - 17:35 WIB

Kerjasama Sun Life Financial Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia

PT Sun Life Financial Indonesia (“Sun Life”) perusahaan perencana keuangan keluarga tepercaya, hari ini mengumumkan komitmen kemitraan strategis bersama bank syariah pertama di Indonesia,…

Dirc Richard Talumewo, Presiden Direktur PT Transcoal Pacific Tbk, sedang memberikan penjelasan kepada investor dan pers dalam acara paparan publik di Jakarta, Rabu (19/06/2019). (Foto: Abe)

Rabu, 19 Juni 2019 - 17:22 WIB

Total Dividen Tunai 2018 Transcoal Pacific Bernilai hampir Rp80 Miliar

PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), perusahaan pelayanan di bidang angkutan laut dan logistik kelautan, akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2018 bernilai total Rp79,68 miliar (Rp15,5…