INDUSTRY.co.id - Jakarta-Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support 14425 dan resisten 14378.

Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada mengatakan, pergerakan Rupiah diperkirakan masih dapat kembali melemah seiring belum beranjaknya sentimen negatif dan secara psikologis pelaku pasar juga belum berpihak pada Rupiah.

"Meski laju USD masih melemah terhadap mata uang utama lainnya namun, masih adanya minat pelaku pasar terhadap mata uang safe haven selain USD untuk mengantisipasi masih adanya sentimen perang dagang AS-Tiongkok dikhawatirkan dapat membuat Rupiah kembali melemah," katanya di Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Ia katakan, rupiah tidak jauh berbeda dengan sebelumnya dimana laju Rupiah masih berada di teritori merah. Penantian akan RDB Bank Indonesia dan masih adanya kekhawatiran ekonomi Indonesia akan terganggu dengan adanya perang dagang antara AS dan Tiongkok membuat serta kembali meningkatnya CDS Indonesia di pasar global membuat laju Rupiah kian mengalami pelemahan, bahkan melemah lebih dalam.

"Tidak hanya itu, adanya penilaian Rupiah dihadapkan pada sentimen ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed menjadi 4 kali pada tahun ini serta tekanan dari defisit neraca perdagangan turut melemahkan Rupiah," katanya.