INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kembali melemahnya laju Rupiah membuka peluang pelemahan kembali dimana pelaku pasar lebih memilih untuk pegang sejumlah mata uang safe haven.
Analis Binaartha Institutional Researh Reza, mengatakan, Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support 14123 dan resisten 13996.
"Meski dari dalam negeri tidak terlalu banyak berita negatif terkecuali rencana Bank Indonesia yang berencana kembali menaikan tingkat suku bunga acuannya, tampaknya belum sepenuhnya terefleksi pada pergerakan Rupiah," kata dia di Jakarta, Jumat (22/6/2018).
Kemarin, katanya, pergerakan USD yang melemah setelah terimbas terapresiasinya EUR tampaknya kurang direspon positif oleh Rupiah yang cenderung melemah. Pergerakan USD melemah setelah indeks aktivitas bisnis diperkirakan akan melemah.
Sementara, ia bilang adanya rencana ECB untuk memperbaiki iklim moneter di kawasan Uni Eropa berhasil membuat EUR menguat. Dari dalam negeri, tampaknya pelaku pasar masih terlihat panik dengan adanya sentimen perang dagang antara Tiongkok dan AS serta rencana kenaikan suku bunga acuan BI sehingga untuk sementara menjauhi Rupiah.