37 Brand Oleh-Oleh Artis Bakal Temani Pemudik Selama Libur Lebaran

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 07 Juni 2018 - 11:00 WIB

Kementerian Pariwisata Menggelar Buka Bersama (Foto: Chodijah Febriyani/Industry.co.id)
Kementerian Pariwisata Menggelar Buka Bersama (Foto: Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Momen libur Lebaran 2018, Kementerian Pariwisata memanfaatkannya dengan meluncurkan program Pesona Mudik 2018 bersama Oleh-oleh Artis.

Kementerian Pariwisata juga menjalin kerjasama co-branding dengan lebih dari 100 brand, dimana 37 brand di antaranya adalah brand oleh-oleh para artis yang ikut serta membantu mempromosikan program wisata mudik Lebaran di berbagai kota seperti Bogor, Yogyakarta, Solo, Makassar dan sebagainya.

Menurut Ketua Co-Branding Kemenpar Priantono Rudito, "Mudik Lebaran merupakan hal yang rutin dan spesial, kebutuhannya tidak saja hanya sebatas silaturahmi tetapi juga berwisata, dengan program Pesona Mudik 2018 ini kami menginformasikan berbagai destinasi utama di tiap daerah tujuan mudik, karena saat berwisata pasti ada satu hal yang menarik selain jalan-jalan tanpa membeli oleh-oleh," katanya saat acara Buka Puasa Kementerian Pariwisata Bersama Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Sementara, Teuku Wisnu dan bisnis kulinernya, Malang Strudel mengatakan, bahwa melalui oleh-oleh artis ini diharpkan juga memajukan pariwisata Indonesia. "Ada 37 kue artis, ini adalah bentuk kolaborasi dan support untuk Kementerian Pariwisata, dan diharpkan melalui kuliner ini dapat memajukan pariwisata Indonesia," ujarnya.

Para pemudik, melalui #PesonaMudik2018, akan diberi rekomendasi tentang 10 Pesona Kuliner Lebaran, Top 10 Pesona Destinasi Lebaran, 10 Top Pesona Event. Dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada para pemudik melalui tagar #PesonaMudik2018 dapat memberikan rekomendasi para pemudik.

Sementara, Kementerian Pariwisata juga bermitra Co-Brand bersama Bank BRI, yang secara konsisten mendukung Kemenpar untuk memajukan pariwisata Indonesia dan berkomitmen untuk terys mengembangkan pariwisata dengan bentuk dukungan menerbitkan Kartu Kredit BRI Wonderful Indonesia yang diperuntukan untuk kenyamanan dalam menjelajahi pariwisata Indonesia.

"Program Pesona Mudik 2018 ini merupakan bentuk co-creation dalam kerjasama co-branding. Dengan co-branding partnership diharpakn terjadi sinergi dan leverage efect untuk mendongrak brand equality di pasar global dan domestik," pungkasnya, Direktur Konsumer BRI Handayani

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Minggu, 29 Maret 2020 - 10:14 WIB

Ini Cara Nasabah Dapat Keringanan Cicilan di Leasing

Debitur tidak perlu datang ke bank atau perusahaan pembiayaan (leasing). Tunggu dan ikuti pengumuman yg akan disampaikan bank/leasing melalui website dan atau call center resmi.

Ilustrasi penjualan online

Minggu, 29 Maret 2020 - 10:00 WIB

Riset Membuktikan 86 Persen Generasi Milenial di Asia Pasifik Tak Berbelanja di Toko Fisik

Zebra Technologies Corporation (NASDAQ: ZBRA), inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar dapat mewujudkan kinerja unggul, akhir pekan lalu mengungkapkan…

Uang (Ilustrasi)

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:31 WIB

Catat, Ini Debitur yang Boleh "Libur" Nyicil ke Bank

Pemerintah memberikan perlakuan khusus kepada debitur yang mengalami kesulitan pembayaran utang ke bank. Debitur itu antara lain termasuk dalam sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan,…

Pertamina Lubricants Sterilisasi Kantor, Produksi dan Distribusi

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:30 WIB

Pertamina Lubricants Sterilisasi Kantor, Produksi dan Distribusi

Sebagai upaya untuk mencegah semakin menyebarnya wabah Covid-19, Pertamina Lubricants, anak usaha PT Pertamina (Persero), melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan ke seluruh fasilitas…

Joko Intarto

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:10 WIB

Ketika Si Miskin Jadi Tersangka

Juru bicara tim penanggulangan Covid-19 Achmad Jurianto bikin blunder. Lewat pernyataannya, Achmad Jurianto menyebut orang miskinlah biang kerok penyebaran virus mematikan itu.