INDUSTRY.co.id - Jakarta-Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support 13882 dan resisten 13865. Pergerakan Rupiah pun diperkirakan masih ada kecenderungan terbatas.

"Telah terserapnya semua sentimen di pasar membuat laju Rupiah mulai terbatas kenaikannya sehingga terjadi peralihan ke mata uang lainnya yang memiliki ruang penguatan lebih tinggi," ujar analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Kata dia, meski laju USD masih terlihat melemah dibandingkan mata uang EUR namun, laju Rupiah berbalik melemah tipis. Diperkirakan beralihnya pelaku pasar kepada mata uang EUR dengan memanfaatkan sejumlah berita-berita terkait rencana ECB yang akan mengeluarkan stimulusnya dan kian meredanya kondisi politik di Italia terutama setelah PM Italia, Giuseppe Conte, menyatakan tidak akan keluar dari Zona Euro, telah membuat laju EUR bergerak positif. Sementara itu, sentimen dari dalam negeri telah terserap oleh pelaku pasar sehingga membuat laju Rupiah berkurang volatilitasinya.

"EUR yang sebelumnya turun dalam seiring respon negatif terhadap kondisi politik di Italia, kini sudah mulai bergerak naik sehingga dimanfaatkan pelaku pasar untuk kembali masuk," katanya.