Gunung Merapi Meletus, Okupansi Hotel di Yogyakarta Menurun

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 01 Juni 2018 - 18:15 WIB

Gunung Merapi (Foto: piknikasik.com)
Gunung Merapi (Foto: piknikasik.com)

INDUSTRY.co.id, JakartaKondisi Gunung Merapi yang berstat waspada ini menimbulkan dampak di pariwisata khususnya di daerah Yogyakarta. Hal ini telah dikatakan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta bahwa, okupnasi hotel di daerah itu menurun.

"Ada sekitar 15 sampai 20 persen penurunan tingkat hunian dibandingkan dengan tahun lalu," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istijab M Danunagoro di Yogyakarta, Jumat (1/6/2018).

Menurutnya, Gunung Merapi yang kerap kali meletus dan dikabarkan Jumat pagi (1/6/2018) meletus kembali. Dia mengatakan insiden letusan tersebut mengakibatkan dampat pembatalan dan penundaan sejumlah sewa kamar hotel.

"Terjadi penundaan dan pembatalan (sewa kamar) baik tamu perorangan maupun grup dari wisatawan Nusantara maupun wisatawan asing," kata dia.

Selain akibat letusan Gunung Merapi, menurut dia, ada dua faktor lain yang ikut membuat tingkat okupansi hotel di Yogyakarta merosot, yakni isu teroris di Surabaya, maupun masa "verry low season" yang selalu terjadi selama Bulan Puasa.

"Apalagi ditambah dengan bertambahnya jumlah kamar-kamar hotel di Yogyakarta yang juga mempengaruhi market share-nya," kata dia.

Kendati demikian, untuk menahan terus menurunnya okupansi, menurut dia, para pengelola hotel berbintang di Yogyakarta menggencarkan program promo hingga peluncuran paket buka puasa bersama (bukber). "Bukber sangat diminati warga Yogyakarta karena harga paket bukber relatif murah di bawah Rp100.000 per pack dibandingkan Jakarta," kata dia.

Executive Secretary Hotel 1O1 Yogyakarta, Pipin mengakui adanya tren penurunan okupansi hingga saat ini.

Menurut dia, rata-rata okupansi di Hotel 1O1 Yogyakarta biasanya mencapai 50-100 persen, namun saat ini merosot menjadi 35-60 persen.

Meski begitu, Penurunan okupansi itu, menurut Pipin belum secara signifikan dipengaruhi kondisi Gunung Merapi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menurur dia, penurun lebih dipengaruhi masuknya masa low season selama bulan Ramadhan.

"Dari Merapi belum terlalu signifikan. Pembatalan yang diakibatkan kondisi Merapi juga belum ada," kata dia. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 22 April 2019 - 06:57 WIB

Usai Pemilu Investor Didorong Lirik 10 Saham Pilihan

Jakarta - Mengawali pekan pertama paska perhelatan besar pemilu, kondisi kepastian yang mulai terbentuk akan menjadi salah satu faktor pendorong untuk kembali naiknya IHSG hingga beberapa waktu…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 22 April 2019 - 06:32 WIB

Awal Pekan IHSG Bertahan di Atas 6500

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal cenderung membentuk pola bearish counter attack dengan indikasi kembali mengalami konsolidasi cenderung tertekan diarea level psikologis 6500.

Kapal Ternak (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 05:37 WIB

Kapal Ternak Sebagai Wujud Implementasi Program Tol Laut

Jakarta, Pemerintah telah mencanangkan program Nawa Cita salah satunya dengan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim dengan implementasi Program Tol Laut yang secara umum dilatarbelakangi…

Sekjen Kementan Syukur Iwantoro di MIA Expo

Senin, 22 April 2019 - 05:28 WIB

MIA Percepat Tumbuhkan Generasi Petani Melenial

Jakarta - Masa depan sektor pertanian sangat bergantung dengan generasi muda Indonesia. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) siap untuk memfasilitasi dan mendukung para agropreneur muda…

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…