INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Aktris Peraih Piala Citra sebagai Pemeran Utama Terbaik di festival Film Indonesia tahun 2005 lewat film Brownies, Marcella Zalianty, ditunjuk oleh RCTI sebagai ketua Dewan Juri Indonesia Movie Actor Awards 2018. Penunjukan ini merupakan pengakuan atas perjalanan panjang Marcella yang sudah membintangi 15 Judul Film Layar Lebar dan puluhan Film Televisi yang ditekuninya sejak terjun ke dunia akting.
“Jujur ini tanggungjawabnya berat sekali. Saya dan teman-teman Juri yang lain harus menilai kualitas akting teman-teman kita sendiri. Yang terberat adalah menjaga tetap obyektif. Meski teman sendiri, kalau kualitas aktingnya buruk harus kita katakan buruk. Namun kalau baik juga harus kita katakan baik, “kata Marcella kepada Industry.co.id usai konferensi pers Indonesia Movie Ator Awards di kawasan kebon Jeruk, jakarta Barat, Rabu (30/5) petang.
Bahkan, lanjutnya, RCTI selaku penyelenggara IMAA 2018 sama sekali tidak ikut campur dalam penjurian. “Hal ini untuk menjaga independensi kami selaku dewan juri. Memang dalam deretan Dewan Juri ada nama Lukman sardi yang merupakan produser dari MNC Pictures. Perusahaan yang bernanung dengan Grup yang sama dengan RCTI. Namun dalam penilaian untk produksi MNC Pictures, Lukman Sardi tidak ikut. Begitulah kami menjaga Indepensi sebagai dewan juri.”
Selain Marcella, ada sejumlah aktor yang bertindak sebagi juri. Mereka antara lain, Lukman Sardi, Marsha Timothy, dan Ario Bayu. Sementara yang berlatar belakang non aktor adalah, ada Salman Aristo (sutradara), Robert Ronny (produser), dan Ifa Isfansyah (sutradara dan produser).
Kerja keras dewan juri, kata Istri Ananda Mikola ini, sudah dimulai sejak 2 bulan lalu. “Kami menilai 61 judul film yang mendaftar ke pihak penyelenggara. Semua film kami Tonton dengan seksama. Kami lakuan voting tanpa harus bertemu. Jika ada yang ingin didiskusikan kita ngobrol di WA. Kalau tidak puas baru bertemu. Hingga menghasilkan sejumah nominasi untuk beberapa kategori,” kisahnya.
Kategori baru hadir pada penyelenggaraan IMAA 2018 ini adalah kategori ansambel. Kategori ini menurut Marcella merupakan kategori yang ingin menunjukkan bahwa hasil akhir sebuah film itu merupakan kerja sama banak pemain. “Meski pemain itu cuma tampil 5 menit atau 5 scene, itu bisa mempengaruhi sebuah film. Maka kami pilih juga kategori ansembel aktor dari semua film yang kami nilai,” terangnya.
Satu hal yang menggembirakan bagi Ketua Umum PB PARFI 56 ini adalah meningkatnya jumlah peserta IMAA. Jika tahun 2017 jumlahnya baru 47 judul untuk tahun ini bertambah menjadi 61 judul. “Ini menunjukkan bahwa jumlah produksi film kita memang meningkat pesat. Meski tidak semuanya mendaftar untuk IMAA tapi hal ini sudah terwakili. Apalagi film-film dari perusahaan baru juga ikut serta dan tidak didominasi oleh perusahaan film besar saja,” tutupnya. (AMZ)