INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kawasan Timur Jakarta memiliki prospek pengembangan properti yang sangat tinggi, pertumbuhan industri dan populasi terus meningkat mendorong pengembangan kawasan berkonsep kota mandiri. Salah satunya adalah Kota Jababeka di Cikarang yang merupakan pionie kota mandiri di Timur Jakarta.

Advertisement

Faktor-faktor yang mendukung perkembangan Kota Jababeka adalah adanya konektifitas yang tinggi dengan kota-kota besar di Indonesia. Disamping memiliki 3 akses pintu tol Jakarta-Cikampek, Kota Jababeka semakin strategis dengan adanya pembangunan Infrastruktur.

Kota Jababeka menjadi salah satu kawasan yang menerapkan konsep Transit Oriented Development (TOD) dimana stasiun MRT Cikarang akan berada dipusat area komersial & CBD Kota Jababeka.

Advertisement

Berdasarkan faktor tersebut, PP Properti menggandeng Jababeka untuk membangun kawasan superblok Litle Tokyo. Superblok seluas 4,6 hektar tersebut mencakup area hunian apartemen, mall Jepang, dan ruang terbuka hijau yang ditargetkan akan selesai dibangun semua dalam kurun waktu sampai dengan 10 tahun.

Little Tokyo terletak strategis di pusat komersial Kota Jababeka, dikelilingi fasilitas seperti President University, Mayfair Plaza Indonesia Jababeka, Jababeka Convention Center dan Jababeka Golf & Country Club.

Advertisement

"Little Tokyo hadir sebagai upaya kami memenuhi kebutuhan tempat tinggal dengan harga yang terjangkau bagi pekerja di kawasan industri maupun masyarakat Cikarang dan sekitar pada umumnya. Wilayah Cikarang semakin matang dalam 3 dekade terakhir karena kawasan industri yang terus berkembang," ujar Presiden Direktur PT PP Properti Jababeka Residen Harris Amin Singgih di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Sebelum Little Tokyo, PP Properti sudah berpengalaman panjang dalam membangun hunian apartemen dan kawasan superblok. Beberapa proyeknya tersebar di kota-kota besar Indonesia, misalnya Grand Slipi Tower di Jakarta, Grand Kamala Lagoon di Bekasi, Grand Sungkono Lagoon dan Grand Dharmahusada Lagoon di Surabaya, Amartha View di Semarang, kemudian pada bulan November 2016 sepakat bekerjasama dengan Jababeka untuk mendirikan joint venture PT PP Properti Jababeka Residen untuk proyek Little Tokyo. Nilai investasi yang ditanamkan untuk Little Tokyo mencapai Rp2,5 triliun.

Advertisement

Dengan konsep pengembangan berstandar Jepang, Little Tokyo tak hanya menyasar kalangan kelas menengah dan atas, tetapi juga kaum milenial usia 25-39 tahun yang jumlahnya selalu meningkat setiap tahunnya di Kota Jababeka dan sekitarnya.