Kuartal I 2018, Merdeka Copper Gold Raih Penjualan Sebesar US$ 74,5 Juta

Oleh : Hariyanto | Selasa, 22 Mei 2018 - 11:27 WIB

Direktur Utama MDKA, Adi Adriansyah Sjoekri
Direktur Utama MDKA, Adi Adriansyah Sjoekri

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kinerja positif PT Bumi Suksesindo (BSI) yang merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di tahun 2017 terus berlanjut pada tahun ini. 

Informasi yang diterima INDUSTRY.co.id Selasa (22/5/2018) menyebutkan, sampai dengan kuartal I 2018, MDKA memproduksi emas sebanyak 28.661 ons emas dan 19.727 ons perak dengan harga jual rata-rata emas US$ 1.334/ oz dan perak US$ 17/ oz. 

Dengan demikian MDKA meraih penjualan sebesar US$ 74,5 Juta dengan laba bersih sebesar US$ 25,1 Juta. Pencapaian ini lebih rendah dari rata-rata dikarenakan curah hujan tinggi yang kerap dikaitkan dengan musim penghujan tahunan. Namun demikian, pada 2018, produksi emas MDKA ditargetkan meningkat menjadi 155.000 oz – 170.000 oz emas.

Hingga Maret 2018, tenaga kerja yang terlibat dalam proyek tambang ini mencapai 2.099 orang dengan 99% diantaranya adalah warga negara Indonesia dan 1% ekspatriat. Dari jumlah tenaga kerja, 60% berasal dari Kabupaten Banyuwangi, termasuk sekitar 38% dari Kecamatan Pesanggaran setempat. 

PT BSI selaku pemegang konsesi dan atau izin pengelolaan lahan tambang emas Tujuh Bukit per kuartal I 2018 mencatat 7,5 juta jam kerja bebas dari cidera kerja berkat pelaksanaan sistem operasional kerja yang ketat dan disiplin.

“PT Merdeka Cooper berkomitmen untuk mengoptimalkan sumber daya lokal khususnya masyarakat yang berada di sekitar areal tambang," ujar Direktur Utama MDKA, Adi Adriansyah Sjoekri usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST dan RUPSLB)  di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Selain itu, lanjut Adi, MDKA melalui BSI juga berperan aktif menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan telah menjangkau sekitar 42.000-an warga, khususnya yang berada di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, lokasi Tambang Emas Tujuh Bukit berada.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH, Mli. (foto doc usu.ac.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 19:45 WIB

KPPU Tak Berwenang Awasi Kemitraan Sawit

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai tidak berwenang mengawasi kemitraan inti-plasma yang terjadi di perkebunan kelapa sawit. Pasalnya dasar hukum yang digunakan oleh…

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:35 WIB

Ciptakan SDM Berkualitas, Kemenperin Gandeng Chandra Asri Bangun Politeknik Petrokima

Pemerintah terus berkomitmen untuk pengembangkan industri petrokimia dalam negeri agar semakin berdaya saing di kancah global. Salah satu upayanya melalui penyiapan sumber daya manusia yang…

Hotel Pullman Central Park Jakrta Buka Puasa Bersama (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:00 WIB

Pullman Jakarta Central Park Buka Puasa Bersama Ibu Guru Kembar dan Siswa Sekolah Darurat Kartini

Pullman Jakarta Central Park Bersama dengan Ibu Guru Kembar—Rossy dan Rian berbagi kebahagiaan Bulan Ramadhan dengan siswa siswi Sekolah Darurat Kartini yang bertempat di Lodan Ancol Jakarta…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 17:10 WIB

Triwulan I/2019, Industri Manufaktur Mampu Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebutkan, sejumlah industri manufaktur mampu berkinerja di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi…

Kemenkop dan UKM kerja sama dengan Baznas Berdayakan Zakat

Senin, 27 Mei 2019 - 16:38 WIB

Kemenkop dan Baznas Sepakat Berdayakan Usaha Mikro Melalui Zakat

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengatakan, kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bertujuan untuk mewujudkan sinergi dalam memberdayakan usaha…