INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak Siemens untuk terus menggandeng produsen komponen pembangkit listrik lokal agar menjadi mitra bisnisnya.
"Siemens memiliki pabrik komponen pembangkit tenaga listrik, seperti turbin uap dan turbin gas di Cilegon, Banten. Industri kita sudah ada yang mampu memproduksi komponen pembangkit listrik, seperti boiler," ungkap Airlangga sesui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta (4/5/2018).
Ia menambahkan, beberapa waktu lalu, PT Barata Indonesia (Persero) kembali memperkuat lini bisnisnya melalui kerja sama dengan Siemens Aktiengesellschaft untuk memproduksi turbin khusus industri gula.
"Kolaborasi ini tertuang dalam penandatanganan Strategic Alliance Agreement," tetangnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, rencananya, Siemens juga ingin berinvestasi untuk pengembangan lokomotif kereta api dengan teknologi AC/AC yang memiliki keunggulan mesin kuat, perawatan lebih sederhana, irit bahan bakar dan emisi gas buang yang rendah.
Kemenperin mencatat, sepanjang 2010-2015, nilai keseluruhan investasi Jerman di Indonesia mencapai USD552 juta dengan 547 proyek yang mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 38.382 orang.
Sedangkan, pada 2017, nilai investasi Jerman di Indonesia untuk sektor manufaktur sebesar USD79,3 juta dengan total 108 proyek, naik dibanding capaian investasi tahun sebelumnya sebesar USD58,5 juta dengan 59 proyek.
"Proyek investasi Jerman tersebut didominasi oleh sektor industri baja dan mesin, kimia dan farmasi, serta otomotif," tutur Airlangga.