INDUSTRY.co.id - Jakarta-Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13944 dan resisten 13929. Diharapkan sentimen dari dalam negeri dapat lebih positif untuk menarik minat pelaku pasar terhadap Rupiah sehingga pelemahannya dapat tertahan.
"Meski laju Rupiah sempat menguat di akhir sesi namun, kenaikan ini masih perlu kembali diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan kenaikannya. Minimnya sentimen positif di dalam negeri membuat pergerakan Rupiah masih rentan kembali melemah," ujar analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (4/5/2018).
Ia katakan, pergerakan Rupiah sempat melonjak mendekati level Rp14 ribu per 1 USD sebelum ditutup lebih rendah dari sehari sebelumnya. Pada pasar valas global, laju USD terimbangi oleh kenaikan EUR yang mengambil manfaat dari kondisi tetapnya suku bunga The Fed di kisaran level 1,50 – 1,75 persensehingga berimbas pada tertahannya kenaikan USD.
Menurutnya, kondisi dari dalam negeri yang minim sentimen positif membuat pelaku pasar masih lebih memilih memegang USD. Akibatnya Rupiah masih terbenam dalam zona merah.
"Bahkan pandangan BI terkait kenaikan permintaan barang menjelang dan saat Ramadan pada pertengahan Mei ini, tidak akan signifikan mengerek kenaikan harga (inflasi) juga tidak cukup kuat mengangkat Rupiah secara signifikan," katanya.