INDUSTRY.co.id - Amerika Serikat - Perusahaan elektronik dan gadget, Apple Inc. melaporkan penjualan ponsel pintar iPhone yang terus meningkat ditengah menurunnya permintaan ponsel pintar di seluruh dunia. Laba perusahaan pun meningkat dan membuat Apple akan buyback saham sebesar US$ 100 miliar.

Advertisement

Dikutip dari Reuters, prediksi Wall Street lebih rendah dari biasanya, pasalnya muncul prediksi bahwa permintaan iPhone yang turun pasca dirilisnya iPhone X dengan harga yang mahal. Hal ini membuktikan bahwa Apple berhasil memenuhi prediksi dari Wall Street pada kuartal pertama 2018.

Penjualan iPhone mencapai 52,2 juta unit, total ini hampir memenuhi target Wall Street sebesar 52,3 juta unit. Angka ini jauh lebih baik dari penjualan tahun lalu, sebanyak 50,7 juta unit.

Advertisement

Sementara itu, pada Maret lalu, Apple telah buyback saham mereka sebesar US$23,5 miliar. Perseroan pun berencana untuk menaikkan dividen sebesar 16 persen dibandingkan dengan dividen sebesar 10,5 persen tahun lalu. 

"Kami akan mengembalikan uang kepada investor seperti yang telah kami janjikan," kata Chief Financial Officer Apple Luca Maestri kepada Reuters.

Advertisement

Dikutip dari data Thomson Reuters, Apple membukukan pendapatan sebesar US$61,1 miliar pada Maret lalu. Angka ini naik dari US$52,9 miliar pada tahun lalu dan melebihi perkiraan Wall Street yang memasang target US$60,8 miliar.

Disamping itu, bisnis layanan Apple lainnya seperti Apple Music, App Store dan iCloud membukukan pendapatannya sebesar US$ 9,1 miliar, dibandingan dengan ekspetasi sebesar US$8,3 miliar.

Advertisement