INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sebanyak empat bank plat merah berencana melebur sistem pembayaran non tunai (cashless) melalui uang elektronik ke dalam satu jaringan bersama dalam waktu dekat.

Keempat bank tersebut antara lain, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan implementasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang interkonektivitas dan interoperabilitas dalam rangka National Payment Gateway (NPG) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI).

"Kami sudah tanda tangan MoU di depan Gubernur BI. Nanti empat bank buku IV diminta untuk memelopori platform untuk e-money. Kami sudah mulai sebenarnya, Mandiri, BNI, BRI, BCA. Nanti diharapkan platform yang dibangun empat bank ini bisa lebih seragam sehingga single system, " ujar Kartika melalui siaran persnya, Selasa malam (24/1/2017).

Seperti diketahui empat bank tersebut merupakan pemain besar dalam bisnis uang elektronik. Berdasarkan data bank sentral, keempat bank tersebut telah menguasai sebesar 75 persen pangsa pasar kartu debit dan kredit di Indonesia.

Nantinya dengan penggabungan sistem, keempat bank tersebut bisa saling memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun sebelumnya oleh bank pelopor.

Penggabungan sistem tersebut bisa tuntas dalam kurun waktu dua bulan ke depan. Saat ini masing-masing perseroan tengah mengkaji manfaat komersial yang ditimbulkan dari kerja sama tersebut.

Yang pasti menurutnya, kerja sama tersebut harus saling menguntungkan. Ia berharap dari kerja sama ini, Bank Mandiri bisa menggenjot perolehan pendapatan berbasis komisi (fee based income).