INDUSTRY.co.id, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah perayaan Hari Yoga Internasional ke-4 yang akan dilaksanakan di 10 Kota di Indonesia. Dalam perayaan tersebut sejumlah instruktur Yoga profesional didatangkan langsung dari India guna untuk memberikan berbagai sesi gerakan Yoga.
Untuk tema perayaan yang masuk ke dalam tahun keempat ini, mengusung tema "Sepuluh Kota, Sepuluh Hari, Menyatukan Dua Puluh Ribu Pecinta Yoga; Mempromosikan Kesehatan dan Kebahagiaan Melalui Yoga."
Dalam hal ini, Kedutaan Besar India menggandeng Kementerian Pariwisata untuk menggelar perayaan Hari Yoga Internasional. Perayaan Hari Internasional Yoga dilaksanakan setiap tanggal 21 Juni ini akan diselenggarakan di 10 kota di Indonesia. Adapun acara puncaknya akan dilaksanakan di Candi Prambanan, Yogyakarta pada tanggal 24 Juni 2018.
Dalam acara puncak nanti, yang diadakan di Candi Prambanan akan ada pencatatan rekor terbesar. Karena, dalam Perayaan Hari Internasional Yoga tersebut akan diikuti oleh 10 ribu peserta dari berbagai belahan dunia.
"Tahun ini, acara puncak digelar di Candi Prambanan dan diikuti oleh 10 ribu peserta," kata Anjasmara yang merupakan salah satu instruktur Yoga, Jakarta, Senin (30/4/2018).
Menurut Anjasmara, Bali merupakan salah satu tujuan masyarakat dunia untuk beyoga, terbukti dengan diselenggarakannya Bali Sprit Festival, di sana banyak wisatawan asing yang datang untuk hanya sekedar beryoga.
"Mereka tak hanya beryoga, biasanya mereka stay satu minggu atau dua minggu bahkan bisa lebih," ujarnya.
Sebagai Informasi, Yoga mendapat pengakuan sebagai Warisan Dunia pada 11 Desember 2014 dan India berhasil menetapkan tanggal 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional, dengan mengeluarkan resoulusi di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Untuk mengesahkan resoulusi, Indonesia memberikan dukungan dengan menggalang suara 177 negara anggota.