INDUSTRY.co.id - Jakarta-Dalam survei Bank Indonesia (BI) terhadap dunia usaha menengah besar didapati mereka mudah dalam mengakses kredit perbankan untuk modal usaha atau produksi dan lainnya pada kuartal I-2018. Lebih baik dari 2017.
"Akses perbankan lebih baik, mereka menjawab akses kredit mudah. Kondisi likuiditas relatif terjaga. Semua faktor positif," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik BI, Yati Kurniati di Jakarta, Kamis (12/4/2018).
Dalam catatan Bank Indonesia (BI) penyaluran kredit mencapai Rp 4.661 triliun pada Januari 2018 atau tumbuh 7,4 persen secara tahunan (yoy), lebih rendah dibandingkan pada bulan Desember 2017 yang mencapai 8,2 persen (yoy).
Perlambatan penyaluran kredit terutama terjadi pada Kredit Modal Kerja (KMK) yang tercatat hanya tumbuh 7,2 persen dari Desember 2017 lalu yang berada di posisi 8,3 persen.