INDUSTRY.co.id - Jakarta-Bank Mandiri Syariah menyampaikan Initial Public Offering (IPO) atau melantai di pasar modal untuk tahun ini belum ada sikap. Mandiri Syariah masih fokus ke kinerja supaya profitabilitas lebih baik.

Rizky Wisnoentoro, Corporate Secretary Bank Mandiri Syariah mengatakan, informasi mau diarahkan kemana Mandiri Syariah itu domain induk dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"IPO serahkan ke induk akan kemana arahnya , bisa jadi strategic patner. Opsi enggak jau oleh kemen BUMN. Atau inovasi peluang lain. Enggak tahun ini," kata dia di Jakarta, Senin (9/4/2018).

Untuk tahun depan, lanjut dia, opsi IPO juga belum bisa dijawab karena dua opsi strategic patner dan IPO. Bisa salah satu di antara keduanya.

"Tahun ini konsolidasi, profit ditingkatkan, outlet dimaksimalkan, karyawan 16 ribu dimaksimalkan," katanya.

Terkait BRISyariah yang sudah IPO, Mandiri Syariah kata dia mendukung sesama perbankan syariah.

Artinya Mandiri Syariah sampai saat ini kondisi Carpital Adequacy Ratio (CAR)  dan likuiditas masih terjaga aman.


"Industry syariah punya satu tantangan yang sama. Market share tembus 5 persen. Kalau ada BRI Syariah IPO dukung. Nah kita enggak ada kendala IPO. Kita posisi sehat, prudent stabil. Kedepan semakin lebih baik," katanya.