INDUSTRY.co.id - Jakarta-Maybank Finance mengincar pembiayaan hingga akhir 2018, sebesar Rp9,168 triliun. Mayoritas pembiayaan mobil baru.
Presiden Direktur Maybank Finance Alexander mengatakan, pembiayaan mobil baru sebanyak 93 persen.
"Alat berat pembiayaanya Rp500 miliar. Kebanyakan ritel yang fokus pembiayaan mobil baru," kata dia di Jakarta, Senin (9/4/2018).
Adapun terkait dengan pendanaan untuk pembiayaan, lanjut dia, 70 persen berasal dari induk Maybank sisanya alternatif loand yang salah satunya penerbitan obligasi.
Sementara, Non Performing Fund (NPF) diperkirakan 0,26 persen hingga akhir Desember 2017.
"Saya enggak sesumbar, kita yang murah diantara yang paling murah, bunga kita turun," katanya.