Kementan Ekspor 38 Ribu Tangkai Pakis ke Australia

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 08 April 2018 - 14:16 WIB

Ilustrasi Foto Tanaman Pakis
Ilustrasi Foto Tanaman Pakis

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian melakukan akselerasi ekspor 38.800 tangkai tanaman pakis hias ke Australia melalui Bandara Achmad Yani Semarang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Semarang, Wawan Sutian mengatakan, tanaman pakis hias yang diekspor oleh PT Tropika Flora Persada, ini sebanyak 76 'box' dengan total 38.800 tangkai.

"Aturan Australia sangat ketat. Ini membanggakan bagi kami untuk membantu menembus pasar Australia," kata Wawan, melalui keterangan resminya di Jakarta, seperti diberitakan Antara, Minggu (8/4).

Ada pun nilai ekspor pakis hias ke Australia sebesar Rp580 juta jika dihitung berdasarkan harga jual untuk satu ikat (12 tangkai) pakis hias sebesar Rp15 ribu.

Tropika Flora Persada (TFP) yang beralamat di Temanggung ini, telah mengembangkan tanaman pakis hias di lereng Gunung Sumbing dengan ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut.

Dengan luas lahan 40 hektare, setiap harinya perusahaan mampu memanen 50.000 tangkai pakis hias. Perusahaan tersebut pada 2017 mampu mengeskpor 10.220.500 tangkai pakis hias ke Jepang dan Singapura.

Tidak hanya permintaan ekspor saja, kebutuhan di dalam negeri pun membeludak. Pengiriman pakis hias setiap hari ditujukan ke Jakarta, Surabaya, Bandung dan beberapa kota besar lainnya.

Wawan menambahkan Karantina Pertanian wajib memastikan tiap tangkai pakis tidak membawa risiko penyakit tanaman ke negara tujuannya.

"Bila tidak cermat, produk kita bisa ditolak ataupun dimusnahkan negara tujuan bila mereka jumpai ada hama atau penyakit tanaman," kata dia.

Dukungan teknis petugas Karantina Semarang diharapkan dapat memberikan eksportasi pakis yang berkualitas, baik selama pemeriksaan di kebun maupun sebelum keberangkatan ke negara tujuan.

Di Indonesia sendiri, terdapat 2 jenis tanaman pakis, yaitu pakis untuk hias dan pakis untuk sayur. Beberapa waktu lalu, pakis hias Indonesia mampu menembus pasar Jepang dan Singapura.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Veolia

Senin, 24 Juni 2019 - 21:05 WIB

Veolia Water Technologies Establishes Asia Pacific Headquarters in Kuala Lumpur

Veolia Water Technologies, a leading solutions provider for both water and wastewater treatment, is pleased to announce the formation of its regional headquarters in Kuala Lumpur. The move from…

Suasana Konferensi Pers menyambut Harkopnas 2019 yang bakal diselenggarakan pada 12-14 Juli

Senin, 24 Juni 2019 - 20:59 WIB

Ini Alasan Harkopnas 2019 Diadakan di Purwokerto

Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2019 - 20:00 WIB

IMF: Perang Dagang AS-Tiongkok Tak Ada Pihak yang Diuntungkan

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Senin, 24 Juni 2019 - 19:45 WIB

Pemerinah Bakal 'Nendang' Ekspor Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah strategisnya, yang dalam waktu…

LinkedIn

Senin, 24 Juni 2019 - 18:10 WIB

LinkedIn: Tiga Rising Skills Ini Pengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan di Indonesia

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkan Laporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…