Sahid Group Ambil Alih T-More Hotel Kupang

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 07 April 2018 - 10:39 WIB

Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)
Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Managemen Sahid Group Hotels and Resorts melakukan investasi perhotelan di Kota Kupang dengan mengambilalih pengelolaan Hotel T-More menjadi Sahid T-More Hotel untuk mendukung pengembangan kepariwisataan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Mulai hari ini Jumat (6/4) Sahid Group resmi menjalankan bisnis perhotelan di NTT dengan mengelola Sahid T-More Hotel, investasi ini menjadi bagian dari komitmen pihak managemen untuk mendukung kepariwisataan di NTT," kata Direktur Utama Sahid Hotels and Resorts Hariyadi Sukamdani kepada awak media di Kupang, Jumat (6/4/2018)

Menurutnya, sektor pariwisata di daerah setempat sedang berkembang pesat dan terbukti sebagai salah satu sektor pendongkrak pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang didukung dengan potensi pariwisata alam, bahari, dan budaya yang sangat kaya.

Untuk itulah, katanya, Sahid Hotels and Resorts optimistis bahwa melalui investasi perhotelan di Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi ini bisa berkontribusi positif untuk mendukung perkembangan pariwisata yang ada.

Hariyadi mengatakan investasi perhotelan ini merupakan ekspansi bisnis kedua dari Sahid Group selain mengelola Capa Resort di Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Ia mengatakan, Sahid Group akan memanfaatkan jaringan yang tersebar pada 23 hotel di seluruh Indonesia untuk mempromosikan potensi pariwisata setempat guna menarik minat kedatangan tamu-tamu dari berbagai daerah.

Dari aspek pengelolaan, lanjutnya, managemen tetap mengedepankan pelayanan (hospitality) yang andal, mengusung konsep bisnis dengan sentuhan modern namun tetap mempertahankan budaya lokal.

"Sejumlah aspek kearifan lokal kami tonjolkan seperti para karyawan yang mengenakan kain tenun lokal, tampilan fisik bangunan dengan unsur produk seni lokal, hingga kuliner khas dan memberikan kesempatan pengalaman wisata lokal kepada tamu-tamu yang menginap," katanya.

Selain untuk mendukung keberadaan sekolah-sekolah pariwisata di provinsi setempat, pihak managemen telah diminta Kementerian Pariwisata untuk memberikan pendidikan maupun pelatihan tentang kepariwisataan di daerah.

"Kami juga telah menyanggupinya, dan nanti akan diatur dalam satu bulan kami menyiapkan waktu untuk mengajar atay melatih di sekolah-sekolah pariwisata yang ada," katanya.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengapresiasi managemen Sahid Hotels and Resort yang berkomitmen mendukung kemajuan pariwisata di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

"Sahid tentu sudah memiliki nama besar dan pasti akan membawa banyak customer-nya datang ke NTT," katanya.

Ia juga mengapresiasi selain mengembangkan bisnis perhotelan di Kota Kupang, Sahid Group juga selama ini telah mengelola hotel di Maumere untuk melayani wisatawan yang datang ke Pulau Flores.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…