Hari ini, Harga CPO Malaysia Naik ke Posisi RM2.451 per Ton

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 04 April 2018 - 19:00 WIB

kelapa sawit (ilustrasi)
kelapa sawit (ilustrasi)

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (04/04/2018) ditransaksikan sebesar RM2.451 per ton, lebih tinggi dibandingkan harga CPO pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya sebesar RM2.436 per ton.

“Pada perdagangan Selasa (03/04/2018), harga CPO di Bursa Malaysia sempat mencapai titik tertinggi di level RM2.456 per ton. Namun aksi profit taking pelaku pasar menyebabkan harga CPO ditutup lebih rendah dibanding titik tertingginya tersebut,” papar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Rabu (04/04/2018).

Arie mengemukakan, di samping itu, berkurangnya permintaan di pasar spot terhadap pasokan yang memadai turut mendorong penurunan harga CPO pada sesi penutupan perdagangan kemarin.

“Kenaikan harga CPO hari ini terjadi bersamaan dengan Kementrian Keuangan Cina yang secara resmi mengeluarkan pernyataan mengenai pengenaan tarif balasan terhadap 106 produk-produk Amerika Serikat,” jelas Arie.

Dalam pernyataan resmi tersebut, Cina akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 25% pada 106 jenis barang produk Amerika Serikat, termasuk di dalamnya adalah kedelai, mobil, bahan-bahan kimia, beberapa jenis pesawat dan berbagai produk jagung.

“Kendati demikian, pihak berwenang Cina belum secara spesifik menyebutkan apakah CPO juga termasuk dalam program tersebut atau tidak,” tukas Arie.

Menurut Arie, jika pada perdagangan hari ini dapat mencapai harga RM2.454 per ton, maka harga CPO Malaysia tersebut akan terus berupaya naik mencapai RM2.472 per ton, sebelum mencapai harga tertingginya di level RM2.501 per ton.

“Akan tetapi, jika mengalami penurunan hingga RM2.396 per ton, maka harga komoditas sawit tersebut akan terus tertekan mencapai RM2.378 per ton sebelum pada akhirnya akan terus tergerus hingga RM2.349 per ton,” pungkas Arie. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.

Oppo F11 Pro

Senin, 16 Desember 2019 - 10:18 WIB

Gandeng OkeShop dan Global Teleshop, OPPO Buka 6 Gerai Dengan Konsep Baru di 3 Kota

Dipenghujung tahun 2019, OPPO kian agresif mendekatkan diri kepada konsumenya dengan menggandeng OkeShop dan Global Teleshop untuk menghadirkan toko konsep baru yang dibuka secara serentak pada12…