Mentan Lapor Presiden Jokowi Soal Kestabilan Harga Jelang Ramadhan

Oleh : Herry Barus | Selasa, 03 April 2018 - 10:21 WIB

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Presiden Jokowi (Foto (Humas)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Presiden Jokowi (Foto (Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Pertanian Amran Sulaiman menghadap Presiden Joko Widodo untuk melaporkan upaya menstabilkan harga pangan menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.
 

"Untuk menstabilkan harga menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. Kami laporkan, kami sudah bertemu asosiasi, asosiasi daging, ayam, telur, beras, seluruh pangan strategis dan kita sepakat," kata Amran usai dipanggil Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/4/2018)

Dia juga mengaku pihaknya sudah menandatangani kesepakatan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno untuk menjaga harga tetap stabil.

"Bahkan Pak Wakil Gubernur mengatakan bila perlu lebih stabil dari tahun lalu, Insya Allah, stok sudah dipersiapkan sejak awal," ungkap Amran.

Mentan juga mengaku akan memotong mata rantai distribusi dari daerah agar tidak terjadi gejolak harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
 

 "Stok kita harus mempersiapkan untuk bulan suci Ramadan. Stok itu naik dari total kebutuhan 30-40 persen, untuk mengantisipasi gejolak harga. Kita bekerja dari awal," ujarnya.

Menteri juga mengaku stok beras aman karena saat ini merupakan puncak panen dan khusus  untuk bawang putih impor sudah dipersiapkan dari sekarang.

"Kemudian bawang merah, daging kita siapkan dari sekarang. (Daging) Kita sudah mempersiapkan 100 ribu ton," ungkapnya.

Dia juga mengatakan pihaknya bersama pemerintah daerah akan melakukan intervensi jika ada gejolak harga di pasar dan bahkan operasi pasar akan dilakukan dari awal.

"Ya kita siapkan, intervensi manakala harga naik, kita bekerjasama dengan Pemda DKI, operasi pasar dari sekarang bukan Ramadan nanti, kita harus lebih awal," tegasnya.

Menurut dia, beberapa komoditi lokal sudah bisa ekspor, sehingga tidak alasan lagi menaikan harga karena tidak ada pasokan.

"Tidak ada alasan lagi ayam harganya naik, telur harganya naik, bawang merah harganya naik, cabai cukup, nah kita sudah ekspor, dulu kita impor, sekarang sudah ekspor, jadi tidak ada alasan lagi harganya naik, jagung ekspor," katanya.

Mentan mengaku bawang merah sudah ekspor ke enam negara, sehingga bisa mendorong kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chatuchak Weekend Market (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 21:00 WIB

Penting Dicatat Para Shopaholic! Enam Destinasi Belanja di Seluruh Dunia

Ada banyak cara untuk mengangkat suasana hati seseorang, namun terapi ritel tidak diragukan lagi merupakan pilihan populer di antara banyak orang Indonesia, terutama ketika mereka bepergian.

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

Jumat, 19 April 2019 - 19:00 WIB

Menristekdikti: Revolusi Industri 4.0 Perlu Peningkatan Pendidikan Vokasi

Di era Revolusi Industri 4.0 ini, mutu dan relevansi pendidikan tinggi vokasi terhadap industri perlu ditingkatkan, agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan tenaga profesional dalam industri…

Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 17:00 WIB

Industri Pariwisata, Andalan PAD Kabupaten Agam Sumbar

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp140 juta dari tiga objek wisata milik pemerintah setempat selama 2019.

CK Fong Presiden Direktur Treasure Bay Bintan (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 15:00 WIB

Setahun, Treasure Bay Bintan Dikunjungi 180 Ribu Wisatawan

Objek wisata Treasure Bay yang ada di kawasan wisata Lagoi, Bintan masih menjadi objek wisata unggulan di Pulau Bintan bahkan di Kepri. Pada 2018 saja, resort yang dibangun dilahan seluas 338…

Kota Baru Meikarta Cikarang (Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 14:00 WIB

Solusi Hunian Baru, Meikarta Pasarkan Unit Baru Seharga Rp280 Juta

Meikarta, hunian yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali memasarkan unit barunya dengan harga mulai Rp280 juta sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mencari hunian…