INDUSTRY.co.id - Jakarta- Setelah sukses menyelenggarakan dari tahun 2016, pameran olahraga Indonesia Sport Expo and Forum (ISEF) 2018 kembali digelar pada tanggal 2 hingga 6 Mei 2018 mendatang yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibtion (ICE) BSD City, Tangerang.
Penyelenggaraan ini guna mendukung suksesnya berbagai agenda olahraga bertaraf internasional yaitu Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.
Menurut Raditia Zafir Ahmad selaku Direktur PT. Expotama Sinergi mengatakan, "Pameran ISEF 2018 ini merupakan tahun ke tiga, dimana pertama kali dilaksanakan tahun 2016 lalu," katanya, saat press conference ISEF 2018 di Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Raditia menuturkan adapun konsep yang akan dilaksanakan selama lima hari berutut-turut yaitu mulai pameran business to business (b to b) hingga pameran berkonsep business to customer (b to c)
"Selama lima hari akan menyelenggarakan pameran yang berbeda, selama tiga hari mulai dari hari Rabu, Kamis dan Jumat pameran akan berkonsep b to b yaitu tidak mengandalkan direct sales, tetapi lebih kepada networking, pengenalan produk, seminar, hingga workshop. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu, pameran berkonsep b to c yaitu lebih kepada arah untuk konsumen, entertainment," ungkapnya.
Tahun ini ISEF 2018 mengangkat tema Be The Future of Sport Business, dimana pameran ini bertujuan untuk menjadi jalan untuk para industri olahraga bagi sektor swasta dan pemerintah untuk lebih menjaring bisnis.
"ISEF juga merupakan bentuk dukungan terhadap perkebambangan industri olaharaga di Indonesia, mengingat peluang industri olahraga semakin besar, dan mempunyai pengaruh yang cukup besar," sambungnya.
Pameran ini akan menampilkan berbagai produk perlengkapan pendukung kegiatan olahraga dengan lima kategori yaitu sport venue and facilities, sport textile and material, sport tourism, fitness and health dan outdoor and sport equipment
"Selain mengenalkan berbagai produk, ISEF juga mengadalkan berbagai forum yang kami percaya. Mereka akan membahas tentang standar perencanaan bangunan gedung olahraga, stadion dan kolam renang, optimalisasi venuue olahraga sebagai sarana multifungsi, renovasi dan pemerliharaan bangunan gedung olarga, hingga membahas potensi pengembagan wisata olahraga (sport tourism)," jelas Raditia.
Raditia berharap, dengan diselenggarakan pameran olahraga ini peluang industri olahraga semakin besar, dan menjadi babak baru yang ke depannya menjadi peluang yang baik. Serta guna mendukung program pembagunan olaharaga yang sejalan dengan pembangunan infrastruktur olahraga yang direncanakan oleh pemerintah," pungkasnya.