PT Garam Harapkan Tambahan Lahan 350 Hektar di NTT

Oleh : Dina Astria | Selasa, 27 Maret 2018 - 13:48 WIB

Garam Nasional (Foto Dok Industry.co.id)
Garam Nasional (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Direktur PT Garam Indonesia Budi Sasongko mengharapkan Bupati Kupang Ayub Titu Eki bisa memberikan tambahan 350 hektare lahan untuk pengembangan garam di kabupaten itu.

"Kalau PT Garam diberikan lagi lahan, minimal 350 hektare maka itu akan sangat sempurna untuk pengolahan garam industri," kata Budi Sasongko di Kupang, Senin (26/3/2018)

Ia menyampaikan hal itu berkaitan dengan realisasi pengembangan ladang garam di Desa Bipolo, Kabupaten Kupang, NTT yang diprediksi mampu menutupi impor garam industri yang dilakukan pemerintah selama ini.

Menurut Budi, harapannya itu sebenarnya sudah disampaikan kepada Bupati Ayub saat dirinya bersama stafnya bertemu dengan orang nomor satu di Kabupaten Kupang membahas soal pengembangan garam di kabupaten itu.

Budi menambahkan jika 350 hektare lahan itu diberikan maka penampungan awal sempurna, evaporasi garamnya akan sempurna. Selain itu juga penguapan juga akan sempurna dan lahan kristalisasinya akan sempurna.

"Hal ini karena ada anggapan bahwa PT. Garam diberikan 300 hektare kok hanya dikerjakan 30 hektare?, Ya memang sesuai proporsionalnya dalam membuat garam itu 30 persen untuk penampungan awal, 50 persen untuk penguapan dan 10 persen untuk kristalisasi atau tempat panen," tambahnya.

Budi mengatakan jika 350 hektare itru digunakan untuk pengembangan garam maka hasilnya tidak akan sempurna. Justru hasil garam yang dikembangkan akan seperti garam masyarakat dan tak cocok untuk garam industri.

"Ini mumpung desain awal, maka 350 hektare itu sangat dibutuhkan," ujarnya seperti dilansir Antara.

Terkait rencana Bupati Ayub yang memberikan izin kepada perusahaan-perusahaan swasta untuk mengembang garam di daerah itu, Budi mengatakan PT Garam justru menyambut positif rencana tersebut.

"Kalau semakin banyak maka otomatis geliat ekonomi di daerah ini akan bagus," tambahnya.

Sampai saat ini PT Garam sendiri sudah mempunyai 318 hektare area untuk pengembangan garam. Jika ditambah lagi 350 hektare untuk diekspansi maka jumlahnya akan menjadi 668 hektare dan siap untuk menjadi garam industri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

President Director PT. Fajar Gelora Inti, Ferdinand Gumanti (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:54 WIB

Rubah Marmer Lebih Artistik, Fagetti Hadirkan Teknologi Terbaru IndoBuildTech 2019

PT Fajar Gelora Inti (Fagetti) meluncurkan teknologi marmer terbaru di lndoBuildTech 2019 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada tanggal 21-25 Agustus 2019.

Arsitek Delution, hadir di acara IndoBuildTech Jakarta The 2nd Phase di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (21/8).(Andi Mardana)

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:36 WIB

Jakarta Architecture Installation Festival 2019 Hadir di JCC

Sebuah pameran mahakarya instalasi arsitek terkemuka di Hall A Jakarta Convention Center (JCC).

BNI Syariah di Islamic Tourism

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:36 WIB

BNI Syariah Gelar Acara Islamic Tourism Expo 2019

Jakarta - BNI Syariah menebar promo umroh murah dan beragam program menarik pada perhelatan Islamic Tourism Expo 2019. Pameran Umroh Haji & Wisata Halal terbesar dan terlengkap ini diselenggarakan…

Arena permainan olahraga di booth ISEF 2019 (Anto: Industry.co.id)

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:10 WIB

ISEF 2019, Gelar Lomba Berhadiah Rp50 Juta

Jakarta - Secara khusus, Dinas-dinas Pemuda dan Olahraga-Kemenpora dari berbagai wilayah di Indonesia berpartisipasi di ISEF sebagai representasi spirit dan komitmen peningkatan prestasi olahraga,…

Suasana di salah satu booth ISEF 2019

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:03 WIB

ISEF 2019 Resmi Digelar Pamerkan Produk dan Infrastruktur Olahraga

Jakarta - Indonesia Sport Expo and Forum (ISEF), untuk keempat kalinya, satu-satunya event yang didedikasikan khusus sebagai sports Business platform di Indonesia, digelar di Jakarta Convention…