INDUSTRY.co.id, Jakarta - Indonesia berhasil menjadi juara untuk 12 dari 18 kategori pada The World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2018. Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

"Alhamdulillah, dari 18 kategori yang diperlombakan di dunia, Indonesia berhasil merebut 12 posisi champion. Ini merupakan apresiasi bagaimana dunia menilai Indonesia," ujarnya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Jumat (16/3/2018).

WSIS Prizes merupakan kegiatan tahunan yang digelar PBB melalui International Telecomunication Union (ITU) sejak 2012. Tujuannya, apresiasi terhadap pemerintah, swasta, hingga sipil atas keberhasilannya memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembangunan.

Kata Rudiantara, sangat sulit menjadi juara WSIS Prizes. Sebab, melalui saringan ketat mulai fase nominasi oleh kelompok pakar PBB. "Dilanjutkan lagi fase voting oleh publik, dan kembali disaring lagi oleh pakar," imbuhnya.

Karenanya, terang dia, sejumlah pengampu inisiatif karya yang dinobatkan sebagai juara akan menjadi Duta Indonesia. Mereka ditugaskan menyampaikan potensi dan capaian TIK Indonesia kepada mencanegara.

"Mulai dari sejumlah sesi workshop, pertemuan, dan dialog, juga sekaligus menjemput penghargaan dari WSIS Prizes 2018," terangnya. WSIS Prizes 2018 digelar di Jenewa, Swiss, 19-23 Maret.

Adapun ke-12 inisiatif karya dari Indonesia yang berhasil merebut penghargaan Champion pada WSIS Prizes 2018 tersebut adalah: 

a)  Kategori #1: “The role of governments and all stakeholders in the promotion of ICTs for development”. Karya Indonesia sebagai Champion: 

    1. Knowledge Building toward Indonesian Digital Society (cfds.fisipol.ugm.ac.id) 


    2. National Movement on Digital Literacy #Siberkreasi (siberkreasi.id) 


b)  Kategori #2: “Information and communication infrastructure: an essential foundation for the Information Society”. Karya Indonesia sebagai Champion: 


3. Indonesia Broadband Internet Access with A Strong Focus on Affirmative Policy (kominfo.go.id/content/all/pp_broadband) 

c) Kategori #3: “Access to information and Knowledge”. Karya Indonesia sebagai Champion: 

4. Pusat Pemberdayaan Informatika dan Pedesaaan, Pemalang (puspindes.id) 

d)  Kategori #4: “Capacity Building”. Karya Indonesia sebagai Champion: 

    5. Relawan TIK Goes to School (regos.web.id) 


    6. INCAKAP, Internet Smart - Creative – Productive) (incakap.id) 


(kategori #5, #6, #7, #8, #9 tidak ada karya Indonesia sebagai Champion) 


e)  Kategori #10: “ICT App: e-health”. Karya Indonesia sebagai Champion: 

    7. Lacak Malaria, Mobile/Featured Phone Rapid Malaria Reporting System in 
Rural Area (malariacenter.or.id) 


    8. MedUp, AI Powered Healthcare Platform (medup.id) 


f)  Kategori #11: “ICT App: e-employment”. Karya Indonesia sebagai Champion: 


9. Kerjabilitas, Job Portal for Persons with Disabilities (kerjabilitas.com) 

(kategori #12 tidak ada karya Indonesia sebagai Champion) 

g)  Kategori #13: “ICT App: e-agriculture”. Karya Indonesia sebagai Champion: 


10. Baktiku Negeriku (baktikunegeriku.com) 
(kategori #14, #15 tidak ada karya Indonesia sebagai Champion) 


h)  Kategori #16: “Media”. Karya Indonesia sebagai Champion:


11. IndonesiaBaik.id Government Portal for Viral-able Public Policy 
Communication (indonesiabaik.id)


12. Tambo News Media Using Intelligent Positive Content Generator (tambo.co.id) 


(kategori #17, #18 tidak ada karya Indonesia sebagai Champion)