Kadin Soroti Struktur Tenaga Kerja Sektor Pangan

Oleh : Hariyanto | Jumat, 09 Maret 2018 - 13:00 WIB

Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani saat pembukaan JFSS ke-4 di JCC (Foto: Dok. Kadin)
Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani saat pembukaan JFSS ke-4 di JCC (Foto: Dok. Kadin)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyoroti struktur tenaga kerja sektor pangan dalam kaitannya dengan produk domestik bruto (PDB) sehingga diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor pangan.

"Sektor pertanian, peternakan dan perikanan juga terbebani oleh banyaknya tenaga kerja disektor tersebut dan sedikitnya sumbangan pertanian kepada PDB," kata Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani dalam rilis, Jumat (9/3/2018)

Data BPS per Agustus 2017, menunjukkan bahwa dari total tenaga kerjadi Indonesia yang berjumlah 121,02 juta. Dari jumlah tersebut, tenaga kerja disektor pertanian (di pedesaan) meliputi 35.93 juta orang atau sebesar 29.69 persen, yang merupakan jumlah tenaga kerja terbesar dibanding di sektor-sektor lainnya.

"Sedangkan kalau dilihat dari struktur PDB dan pertumbuhan ekonomi menurut lapangan usaha, jelas terlihat adanya ketimpangan, dimana pertumbuhan sektor pertanian adalah 3,81 persen dan sumbangan pertanian pada PDB hanya 13,14 persen, sedang pertumbuhaan sektor industri 4,27 persen dan sumbangan sektor industri pada PDB adalah 20.16 persen," ucap Rosan.

Dengan demikian, lanjutnya sumbangan sektor pertanian kepada PDB relatif kecil, sedang jumlah tenaga kerjanya sangat besar.

Ia berpendapat bahwa hal itu berdampak kepada tingkat kemiskinan di sektor pertanian tinggi dibanding dengan sektor lainnya.

Untuk itu, ujar dia, terdapat sejumlah permasalahan utama yang harus mendapatkan perhatian antara lain keterbatasan akses pada lahan, keterbatasan akses pada modal dan pasar, keterbatasan SDM, kelembagaan dan teknologi tepat guna.

"Apabila pemerintah dapat mengatasi persoalan-persoalan dan kendala-kendala yang dihadapi oleh para petani tersebut, niscaya pertumbuhan dan kontribusi sektor pertanian pada stuktur PDB akan dapat ditingkatkan secara signifikan," ucapnya.

Sejalan dengan itu, ujar dia, kemampuan dan ketrampilan SDM terutama di bidang pertanian, peternakan dan perikanan perlu terus ditingkatkan, sehingga produktifitas dan daya belinya semakin meningkat.
 

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat AMMdes di GIIAS 2018 (Foto: Dok. Liputan6)

Rabu, 26 Juni 2019 - 11:05 WIB

AMMDes Kemanakah Kau?

Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) sudah resmi diluncurkan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018. Meski demikian, hingga kini kendaraan yang dirancang untuk…

Indodax resmikan kantor baru di Jakarta (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 26 Juni 2019 - 10:50 WIB

Komitmen Berikan Pelayanan Lebih Baik, Indodax Resmikan Kantor Baru di Jakarta

Kantor baru ini akan menjadi pusat dari seluruh cabang Indodax yang sudah didirikan sebelumnya yaitu Bali, Semarang, dan Surabaya.

Ruang Kerja Regus (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 26 Juni 2019 - 10:00 WIB

Penyedia Ruang Kerja fleksibel, Regus, Luncurkan ProgramWaralaba Terbaru di Indonesia

Regus, penyedia ruang kerja fleksibel terkemuka di dunia, telah meluncurkan skema waralaba terbaru di Indonesia. Program baru ini memungkinkan operator waralaba Indonesia untuk memasuki ruang…

Hoshinoya Tokyo

Rabu, 26 Juni 2019 - 09:50 WIB

Hoshinoya Tokyo Bakal Jadi Tuan Rumah Tokyo Summer Nights 2019

Hoshino Resorts melalui brand teranyarnya, Hoshinoya Tokyo akan menjadi tuan rumah "Tokyo Summer Nights 2019" dari tanggal 1-17 Agustus 2019.

PREPD

Rabu, 26 Juni 2019 - 09:20 WIB

PREPD closes Pre-Series A round to fund growth of a new hydration-boosting drinks

PREPD closes Pre-Series A round to fund growth of a new hydration-boosting drinks