INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG akan bergerak mencoba rebound dengan rentan pergerakan 6460-6555.

Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia menyodorkan saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BMRI, ITMG, MAPI, UNTR, ADRO, ELSA.


"Meskipun demikian IHSG tetap akan menguji support MA50 dikisaran 6500 dengan mencoba rebound di perdagangan selanjutnya," katany di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Pergerakan IHSG, lanjut dia,  secara teknikal sesuai perkiraan pola sebelumnya. Dimana pergerakan akan cenderung menguji level support MA50 dikisaran level 6500. Indikator stochastic terkonsolidasi negatif dengan bearish momentum yang menekan cukup kuat dari Indikator RSI masih memberikan peluang tekanan lebih lanjut.

IHSG (-0.77%) justru terkoreksi 50.48 poin dilevel 6500.11 disaat mayoritas indeks di Asia menguat optimis. Sektor konsumer (-1.21%) memimpin pelemahan dengan UNVR (-2.69%) dan HMSP (-0.84%) Selain itu saham-saham perbankkan seperti BMRI. BBTN dan BBRI melemah lebih dari 1% ditengah khawatiran BI menaikan suku bunga dampak kenaikan suku bunga di AS dan beberapa kebijakanya. Investor asing masih terlihat net sell 824.61 Miliar rupiah dengan saham BBCA, ASII, BBRI dan BBNI menjadi top net sell value investor asing.

 

Ekuitas Eropa mengikuti penguatan mayoritas indeks saham di Asia. Indeks Eurostoxx (+0.75%), FTSE (+0.90%), DAX (+1.125) dan CAC40 +0.66%) dibuka menguat. Investor di Eropa mempertimbangkan potensi respon perlawanan domestik terhadap tarif yang di rencakannya agar dipertimbangan kembali. Data sentimen ekonomi selanjutnya akan datang dari GDP Eropa, Neraca perdagangan AS hingga stock persediaan minyak di AS.

 Mayoritas indeks saham di Asia menguat setelah terkoreksi akibat kekhawatiran serangkaian tarif import di AS. Indeks Nikkei (+1.79%), TOPIX (+1.27%), Hangseng (+2.09%) dan CSI300 (+1.21%) menguat optimis diatas 1% sedikit mengupas kerugian. MSCI Asia Pacific Index naik 1,3% kenaikan terbesar dalam hampir tiga minggu.