Petrokimia Gersik Siapkan Stok Pupuk Empat Kalilipat

Oleh : Haryanto | Kamis, 01 Maret 2018 - 16:30 WIB

Petrokimia Gresik
Petrokimia Gresik

INDUSTRY.co.id - Gresik- Petrokimia Gresik menyiapkan stok pupuk bersubsidi empat kali lipat, atau lebih dari satu juta ton untuk menghadapi musim tanam kedua Maret 2018, dari ketentuan minimum pemerintah sebesar 227.480 ton.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono di Gresik, Rabu, berharap dengan adanya stok tersebut tidak ada kekurangan pupuk bersubsidi di berbagai daerah pada saat memasuki musim tanam Maret 2018.

Ia mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian sebelumnya telah menetapkan jumlah alokasi pupuk bersubsidi tahun 2018 mencapai 9,55 juta ton, dan Petrokimia Gresik mendapatkan alokasi penyaluran sebesar 5,3 juta ton, atau lebih dari setengah alokasi pupuk bersubsidi nasional.

Dari alokasi itu, kata dia, hingga saat ini perusahaan BUMN bidang pangan itu telah menyalurkan sebesar 687.945 ton atau 71 persen dari tanggung jawab alokasi sampai dengan Februari 2018.

Yusuf mengatakan, untuk penyaluran pupuk bersubsidi, pihaknya berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), SK Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten Kota Madya.

"Kami mendistribusikan pupuk bersubsidi berpegang teguh pada prinsip 6 tepat, yaitu tepat tempat, tempat harga, tepat jumlah, tepat mutu, tepat jenis, dan tepat waktu," katanya.

Dikatakannya, penyaluran pupuk bersubsidi akan dikawal 77 Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) dan 323 asisten SPDP di seluruh Indonesia.

"Kami memiliki fasilitas distribusi 305 gudang penyangga dengan kapasitas total 1,4 juta ton, 652 distributor, dan 28.228 kios resmi," kata Yusuf.

Meski demikian, Yusuf meminta agar petani lebih waspada terhadap peredaran pupuk palsu dan tiruan, dan memperingatkan kepada produsen pupuk tiruan atau palsu untuk segera menghentikan atau menarik dari peredaran, serta memusnahkan seluruh pupuk tiruan agar tidak berurusan dengan hukum.

"Kami merupakan produsen pupuk anak usaha PT Pupuk Indonesia yang memiliki hak eksklusif atas merek dagang pupuk bersubsidi dan telah sah terdaftar pada Direktorat Merek, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Pamtas Yonif 411 Patroli Simpatik di Bivak Warga Pedalaman Papua

Selasa, 07 April 2020 - 04:30 WIB

Satgas Pamtas Yonif 411 Patroli Simpatik di Bivak Warga Pedalaman Papua

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad, melaksanakan kegiatan patroli simpatik di salah satu bivak warga…

Korps Marinir Adakan Survey Kepuasan Masyarakat

Selasa, 07 April 2020 - 04:30 WIB

Korps Marinir Adakan Survey Kepuasan Masyarakat

Korps Marinir melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasaan masyarakat terhadap pelayanan instansi pemerintah ini dilaksanakan oleh Korps…

Cek Kesiapan Operasional Kendaraan, Brigif Para Raider 18/SEY Gelar Pemeriksaan

Selasa, 07 April 2020 - 04:00 WIB

Cek Kesiapan Operasional Kendaraan, Brigif Para Raider 18/SEY Gelar Pemeriksaan

Dalam rangka upaya pencegahan serta menekan terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta menjamin kesiapan kendaraan dinas operasional, Brigif Para Raider 18/SEY menggelar apel pemeriksaan…

Personel TMMD Kodim 1707 Ajari Warga Kampung Epem Bercocok Tanam

Selasa, 07 April 2020 - 03:00 WIB

Personel TMMD Kodim 1707 Ajari Warga Kampung Epem Bercocok Tanam

Tak hanya menjalankan kegiatan fisik berupa pembangunan 20 unit rumah untuk warga Kampung Epem, Distrik Citak Mitak, Kab. Mappi, Papua, personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas…

Prajurit TNI Bantu Warga Perbatasan RI-PNG Panen Rambutan

Selasa, 07 April 2020 - 02:27 WIB

Prajurit TNI Bantu Warga Perbatasan RI-PNG Panen Rambutan

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG, membantu salah satu warga binaannya panen buah Rambutan…