Gelar Gm Conference 2018, Topotels Hotels & Resorts Ingin Kembangkan SDM di Indonesia

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 27 Februari 2018 - 19:15 WIB

Topotels Hotels & Resorts, kembali mengadakan GM Conference 2018
Topotels Hotels & Resorts, kembali mengadakan GM Conference 2018

INDUSTRY.co.id, Lombok - Topotels Hotels & Resorts, kembali mengadakan GM Conference 2018 yang diikuti seluruh General Manager Topotels Malaysia, Indonesia, dan Myanmar. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 25-28 Februari 2018 di salah satu hotel Topotels Hotels & Resorts di Indonesia yaitu di Aruna Senggigi Hotel & Convention Managed by Topotels, Lombok.

Sebagai perusahaan nasional yang telah berkembang secara regional, Topotels Hotels & Resorts mampu bersaing dengan hotel management berskala internasional.

GM Conference 2018 tahun ini dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun Topotels Hotels & Resorts yang ke-6. Dengan tema Year of Contribution, Topotels Hotels & Resorts ingin lebih mengembangkan sumber daya manusia terbaik di Indonesia dengan daya saing tinggi dan bisa melangkah dalam persaingan global. Selain itu Topotels Hotels & Resorts akan meluncurkan hotel terbesarnya di Asia yaitu Ramada Encore & Ramada Meridin Operated by Topotels di Johor Bahru, Malaysia.

Sumber daya manusia memegang peranan penting di dalam proses keberhasilan suatu pembangunan, selain itu sumber daya manusia merupakan salah satu faktor kunci ekonomi, yakni bagaimana menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya keterampilan tinggi. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang sangat padat, sekitar 262 juta jiwa. Menurut data dari Human Development Indeks, Indonesia berada dalam peringkat ke 108 dari segi kuantitas. Sumber Daya Manusia adalah potensi yang merupakan asset dan berfungsi sebagai modal (non material atau non finansial) didalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi.

“Topotels Hotels & Resorts sebagai hotel manajemen regional pertama yang mengelola hotel di Malaysia Indonesia dan Myanmar dalam kurun waktu kurang dari 6 tahun ini akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kami agar bisa bersaing baik di Indonesia maupun luar.”, papar Yonto Wongso, Co-Founder & CEO.

Ren Tobing, Co-Founder & CCO menambahkan, “Dengan adanya program ini, Topotels Hotels & Resorts akan menunjukkan eksistensinya dalam mengembangkan teknologi dari sudut infrastruktur maupun sumber daya manusia itu sendiri, Topotels Hotels & Resorts juga akan terus meningkatkan perangkat reservasi online dan kualitas hotel-hotel yang kami kelola. Kami pun akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menciptakan generasi emas yang berkualitas agar bisa berkompetisi di masa globalisasi seperti sekarang”

Topotels Hotels & Resorts turut mengundang Bapak John Safenson dan Bapak Alfonso selaku Country Market Manager dan Strategic Partnership Manager dari Traveloka,  sebagai pembicara di acara GM Conference 2018.

Untuk cara kerja Masaro, sampah dipisahkan antara sampah yang dapat membusuk dan yang tidak dapat membusuk. Untuk sampah yang membusuk akan dikumpulkan dan diolah menjadi pupuk dan pakan organik cair. Pupuk dan pakan organik cair ini dapat dijual untuk kebutuhan pertanian dan peternakan.

Sampah plastik dapat diolah menjadi produk yang bernilai tambah seperti biji plastik, plastipal, dan BBM. Pirolisator berfungsi untuk mengolah sampah plastik film dan plastik kualitas rendah menjadi bbm pada suhu tinggi dengan pemanas listrik, gas atau bahan bakar lainnya. Kemudian, gas yang dihasilkan didinginkan dengan kondensor sehingga menghasilkan BBM cair.

Pembakaran sampah plastik film dengan pirolisator dapat mencegah terbentuknya senyawa-senyawa yang bersifat karsinogenik seperti polychlorodibenzodioxins dan polychlorodibenzofurans. Senyawa tersebut muncul apabila pembakaran dilangsungkan pada temperatur rendah di lingkungan terbuka.

Pengolahan terakhir dari sampah yang tidak bisa dimanfaatkan lagi adalah pembakaran dengan jumlah oksigen yang berlebih, yang mengubah umpan sampah menjadi abu, gas buang, dan partikulat. Umpan sampah yang dapat diolah di insenerator terdiri dari sampah bakar RT/RW (ranting, kertas yang tidak dapat didaur ulang, sisa kain, dan kayu) dan sampah B2.

Pengolahan ini sangat efektif utk mengurangi volume sampah yang tidak dapat didaur ulang hingga mencapai 95-96 persen. Insinerasi dapat mengurangi penggunaan lahan landfill atau lahan timbunan sampah secara signifikan. Konsep MASARO ini sudah mulai diaplikasikan di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Karawang, Pekanbaru, Anambas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

realme Buds Wireless x Alan Walker

Sabtu, 07 Desember 2019 - 20:19 WIB

Punya 3 Pilihan Warna Yang Trendi, realme Buds Wireless Disetel Alan Walker

realme Buds Wireless membawa bass boost driver berukuran 11.2mm yang bisa dibilang berukuran besar di segmennya. Apalagi realme juga bekerjasama dengan DJ terkenal dunia, Alan Walker untuk menyetel…

 Dewan Komisaris dan Menteri BUMN Sepakati Penyelesaian Kasus Direksi Garuda Indonesia

Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:00 WIB

Dewan Komisaris dan Menteri BUMN Sepakati Penyelesaian Kasus Direksi Garuda Indonesia

Jakarta-Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mendatangi kantor Kementerian BUMN Sabtu (7/12/2019) untuk bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir guna membahas tindaklanjut pasca…

Dukung Industri Pariwisata, Batik Air Perkuat Layanan di Bumi Cendrawasih

Sabtu, 07 Desember 2019 - 18:00 WIB

Dukung Industri Pariwisata, Batik Air Perkuat Layanan di Bumi Cendrawasih

Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group hari ini meresmikan rute baru yang dilayani langsung dari Timika menuju Jayapura. Penerbangan tersedia dalam frekuensi satu kali setiap…

Grabwheels (Doc: Grab.com)

Sabtu, 07 Desember 2019 - 17:48 WIB

Grabwheels Lebih Sekadar Mobilitas Pribadi

Jakarta - Tren dunia dalam transportasi adalah integrasi dan penyerapan oleh sistem yang massal dan cepat. Yang dipentingkan adalah mobilitas orang, bukan mobilitas kendaraan sehingga pergerakan…

Jenahara dan ibunya Ida Royani

Sabtu, 07 Desember 2019 - 17:45 WIB

Desainer Muda Indonesia, Jenahara Membuat Scarf Terinspirasi dari Ibu

Jakarta - Ibarat pepatah “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, begitulah perumpamaan yang tepat bagi Jenahara yang merupakan seorang perancang busana muda Indonesia.