LSM Indonesia-Eropa Kolaborasi Tanggapai IEU-CPA

Oleh : Hariyanto | Selasa, 20 Februari 2018 - 17:00 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sekitar 50 lembaga swadaya masyarakat (LSM) dari Republik Indonesia dan benua Eropa kolaborasi guna menanggapi Perjanjian Kemitraan Komprehensif Uni Eropa-Indonesia (IEU-CEPA) yang sedang dibahas pemerintah Indonesia dan Uni Eropa.

"Ada lebih dari 50 organisasi nonpemerintah dari Indonesia dan Eropa yang menandatangani pernyataan masyarakat sipil menanggapi IEU-CEPA," kata Manajer Kampanye Keadilan Iklim Walhi Nasional Yuyun Harmono, dalam jumpa pers yang digelar di Jakarta, Senin (19/2/2018)

Menurut Yuyun Harmono, pernyataan bersama-sama tersebut merupakan basis kerja selanjutnya antarLSM dari kedua kawasan dalam menanggapi perjanjian perdagangan internasional yang sedang dibahas antara pemerintah Republik Indonesia dan Uni Eropa.

Sementara itu, Koordinator Program Keadilan Ekonomi Friends of the Earth Europe Paul de Clerck mengemukakan, perjanjian perdagangan internasional selama ini kerap memiliki dampak yang merugikan terhadap hak-hak warga dan kondisi lingkungan hidup.

"Perjanjian perdagangan internasional biasanya fokus untuk liberalisasi dan privatisasi," kata Paul.

Pernyataan masyarakat sipil itu menegaskan bahwa IEU-CEPA pertama-tama harus didekati sebagai sarana untuk melayani kepentingan umum, dan hal itu harus dilakukan dengan memastikan bahwa perdagangan dan investasi terhadap pembangunan yang adil dan berkelanjutan.

Selain itu, LSM Indonesia dan Eropa juga menginginkan adanya prasyarat untuk mencakup lingkungan yang sehat, ekonomi yang ramah iklim, kepastian terhadap mata pencaharian dan pekerjaan yang layak untuk semua, serta berkeadilan gender.

Untuk itu, CEPA harus bersyarat kepada ratifikasi dan pelaksanaan undang-undang hak asasi manusia yang paling mendasar, serta kesepakatan iklim global dan dampaknya terhadap lingkungan hidup.

Sejumlah LSM dari Indonesia yang ikut menandatangani pernyataan tersebut antara lain Indonesia for Global Justice (IGJ), Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), Indonesia AIDS Coalitian (IAC), Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air (Kruha), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).

Sedangkan LSM dari Eropa adalah seperti Africa Europe Faith & Justice Network (AEFJN), Friends of the Earth Europe, Centre for Research on Multinational Corporations (SOMO), Corporate Europe Observatory, European Trade Union Confederation, Keep Ireland Frach Free, Seattle to Brussels Network, Stiftung Asienhaus, dan Transnational Institute.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.