INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Selasa (20/2/2018) diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak mixed tertahan dengan range pergerakan 6635-6750.
Lanajar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indobesia menyodorkan saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya ASII, ASRI, KLBF, ELSA, INAF, SMBR, ACES.
"IHSG secara teknikal bergerak menguat kembali break level tertinggi dengan indikasi penguatan lanjutan hingga 6750 jika berhasil mempertahankan posisi level tertinggi pada perdagangan selanjutnya," ujar dia di Jakarta, Selasa (20/2/2018).
Menurutnya indikator stochastic tiba pada area jenuh beli dengan masih terbukannya ruang pergerakan melihat Indikator RSI yang memiliki pergerakan momentum yang positif. Meskipun demikian Investor perlu mewaspadai aksi profit taking melihat pada pergerakan sebelumnya yang kembali menguji support MA5 dan MA20 setelah mencapai level tertinggi.
IHSG (+1.48%) kemarin, menguat signifikan 97.71 poin diawal pekan pada level 6689.29 dengan sektor industri dasar (+2.99%) dan property (+2.49%) memimpin penguatan. Data penjualan mobil tahunan tumbuh 11.2% dari -2% diperiode sebelumnya. Investor asing tercatat net buy 419.65 Miliar rupiah dengan saham TLKM, BBCA dan BMRI yang menjadi top net value.
Seakan tertahan bursa saham di Eropa dibuka menguat terbatas. Indeks Eurostoxx (+0.02%), FTSE (+0.01%) dan DAX (+0.12%) disaat investor mengambil langkah aman pada bursa saham AS dan Treasuries yang libur hari presiden pada awal pekan ini. Data neraca pembayaran Eropa bulan desember turun €29.9B dari €35.0B. Pada perdagangan selanjutnya bursa saham di Hongkong dan Asia masih mengalami libur tahun baru imlek. Investor akan terfokus pada data PPI di German dan Sentimen ekonomi di Eropa.
Indeks Nikkei (+1.97%), TOPIX (+2.17%) dan KOSPI (+0.87%) ditutup menguat signifikan diawal pekan disaat HangSeng dan CSI300 ditutup libur. Penguatan USD membuat kemunduran pada yen menjadi faktor utama ekuitas di Asia mengawali minggu terbaik sejak september 2016. Ekspor dan impor Jepang tumbuh kuat pada bulan Januari dari tahun sebelumnya dalam sebuah tanda bahwa ekonomi terus berkembang.