Green Peace Nilai Dana Sawit Bisa Dialihkan pada Penelitian

Oleh : Hariyanto | Senin, 19 Februari 2018 - 08:33 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Greenpeace Indonesia menilai pengelolaan dana sawit untuk sejumlah perusahaan industri bahan bakar nabati (biofuel) tidak tepat sasaran, sehingga pengelolaan dana sawit bisa dialihkan untuk penelitian dalam rangka peningkatan produksi sawit.

"Dana tersebut seharusnya fokus digunakan untuk penelitian, pengembangan dan peremajaan supaya bisa meningkatkan kualitas dan kapasitas perkebunan sawit yang sudah ada," kata Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Asep Komarudin dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (18/2/2018)

Menurut dia, tidak perlu ada lagi pembukaan lahan sawit di lahan gambut atau di kawasan hutan, karena pembukaan lahan sawit kerap menjadi faktor penyebab bencana kebakaran hutan dan lahan gambut.

Dia mengatakan pula, sepanjang Januari-September 2017, ada lima perusahaan sawit besar yang mendapatkan kucuran dana sekitar Rp7,5 triliun melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Ia menyebutkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit yang diteken oleh Presiden Joko Widodo itu, diatur tentang penggunaan dana tersebut.

Pada pasal 11 ayat (1) disebutkan, dana yang dihimpun adalah untuk pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan perkebunan sawit, promosi perkebunan kelapa sawit, peremajaan tanaman perkebunan, serta prasarana perkebunan sawit.

Sedangkan pada ayat (2) dijelaskan bahwa penggunaan dana itu, juga dipakai untuk kebutuhan pangan, hilirisasi industri dan pemanfaatan bahan bakar nabati jenis biodiesel.

"Kami berpandangan konversi lahan dan sistem subsidinya untuk penyediaan biofuel tidaklah tepat. Seharusnya subsidi sebesar itu bisa digunakan untuk ketahanan pangan atau bahkan menjawab kebutuhan petani sawit mandiri," ujar Asep.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penerbangan Batik Air Sesuai Protokol Kesehatan

Jumat, 03 Juli 2020 - 00:05 WIB

Gawat! Industri Penerbangan 'Mati Suri', Lion Air Group Rumahkan Ribuan Karyawan

Maskapai Lion Air Group menyampaikan penjelasan sehubungan dengan kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan.

Banyaknya berita bohong dan provokatif membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan gerah.

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:53 WIB

Penebar Hoax Likuiditas Perbankan Ditangkap, BTN: Likuiditas BTN Aman dan Nasabah Perbankan Jangan Panik

Jakarta-Pekan ini beredar hoax yang menyatakan kondisi beberapa bank di Indonesia mengalami kesulitan likuiditas. Bahkan ada yang melakukan provokasi agar nasabah mengambil seluruh dananya di…

Green Pramuka City

Kamis, 02 Juli 2020 - 19:45 WIB

Pengelola Green Pramuka City Fasilitasi Pemilik Unit Hadapi PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

Green Pramuka City memfasilitasi para pemilik unit dengan menyediakan kuasa hukum independen untuk kepentingan administrasi dan pengurusan PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Kamis, 02 Juli 2020 - 18:30 WIB

Sebut Sudah 7 Perusahaan Relokasi, Kepala BKPM: 17 Investor Asing Baru Lainnya Siap Menyusul

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia Menyampaikan ada sekurangnya 17 investor asing baru yang membenamkan modalnya di Indonesia.

Logo PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom)

Kamis, 02 Juli 2020 - 18:10 WIB

Telkom Cetak Pendapatan Sebesar Rp34,19 Triliun di Kuartal I-2020

Emiten PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) cetak pendapatan sebesar Rp34,19 trilliun hingga periode 31 Maret 2020 turun dari pendapatan Rp34,84 triliun di periode sama tahun sebelumnya.