INDUSTRY.co.id - Banyuwangi -  Citilink resmi membuka jalur penerbangan Jakarta-Banyuwangi. Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo mengatakan, tahap awal, rute Jakarta-Banyuwangi digarap sekali dalam sehari. Ia optimistis, frekuensi dapat bertambah seiring makin majunya Banyuwangi. 

Advertisement

Ia menyebutkan, sejumlah destinasi Banyuwangi yang sangat potensial untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, seperti Kawah Ijen, Pantai Plengkung, savana di Taman Nasional Alas Purwo, dan deretan destinasi alam lainnya.

"Kekuatan pemasaran dengan berbagai atraksi wisata di Banyuwangi Festival seperti Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi Ethno Carnival, dan Tour de Ijen juga membuat Banyuwangi banyak diminati," ujarnya di Banyuwangi, Kamis (15/2/2018).

Advertisement

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat kepada Banyuwangi yang terus berkembang pariwisatanya dan menyemangati semua elemen di Banyuwangi untuk mewujudkan bandara internasional pada akhir 2019.

"Momentum tahun ini harus dimanfaatkan, Oktober 2018 ada pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali. Ribuan delegasi datang, Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai bandara pendukung, artinya sebagian delegasi mendarat di Banyuwangi. Manfaatkan itu, tunjukkan kekuatan dan keunikan pariwisata Banyuwangi," kata Menteri Arief.

Advertisement

Arief juga memotivasi Banyuwangi untuk terus menggeber jumlah target kunjungan wisatawan. Untuk wisatawan domestik ke Banyuwangi, sebanyak 497.000 wisatawan pada 2010 melonjak menjadi 4,01 juta orang. Adapun wisatawan mancanegara naik dari kisaran 5.205 (2010) menjadi 91.000 wisman (2017) dengan pendapatan devisa  Rp 546 miliar.

"Sudah sangat oke, untuk daerah yang baru berbenah wisatanya. Di Sumatera belum ada yang sebesar itu, kecuali Riau. Jangan lengah, harus terus ditambah," kata Arief.

Advertisement

Dengan tambahan dari Citilink, dalam sehari berarti terdapat empat frekuensi rute Jakarta-Banyuwangi di mana tiga frekuensi sebelumnya digarap NAM Air dan Garuda Indonesia. Selain itu, ada rute Surabaya-Jakarta tiga kali sehari yang digarap Garuda dan Wings Air.