Ditjen Minerba Sederhanakan Peraturan Kegiatan Pertambangan

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 Februari 2018 - 17:00 WIB

Kapal pengangkut batu bara (ist)
Kapal pengangkut batu bara (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyederhanakan enam regulasi menjadi satu regulasi tentang kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara untuk meningkatkan investasi sektor ini.

Dalam konferensi pers di Gedung Kementerian ESDM Jakarta, Senin (12/2/2018) , Dirjen Minerba Bambang Gatot Ariyono memaparkan setidaknya ada lima peraturan menteri (Permen) dan satu keputusan menteri (Kepmen) ESDM yang disederhanakan menjadi satu regulasi, yakni Rancangan Permen ESDM tentang Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, dan Pelaporan pada kegiatan Usaha Pertambangan Minerba.

"Hampir 50 item yang sangat penting yang akan kami hapuskan dalam rangka mempermudah, mempercepat dan, menyederhanakan pelayanan perizinan," kata Bambang.

Bambang menjelaskan Rancangan Permen baru ini akan menghapus berbagai perizinan yang ada, antara lain Surat Keterangan Terdaftar (SKT), Izin Prinsip Pengolahan atau Pemurnian, rekomendasi tenaga kerja asing IUP, IUPK dan IUJP, Sertifikasi Tenaga Teknik dan Sertifikat "Clear and Clear".

Menurut dia, sebelum penyederhanaan regulasi ini, banyak perizinan yang berdiri sendiri dan terpisah. Oleh karena itu, Ditjen Minerba hanya akan memperoleh satu persetujuan melalui Rancangan Kegiatan dan Anggaran Biaya (RKAB) oleh perusahaan yang mengajukan perizinan.

RKAB tersebut dapat digunakan untuk mengurus perizinan, misalnya terkait izin menggunakan bahan peledak, penggunaan tenaga kerja asing, hingga rencana pembelian peralatan.

Sebelumnya untuk memperoleh izin menggunakan bahan peledak, perusahaan tambang perlu mengurus izin ke Kepolisian dan untuk itu dibutuhkan rekomendasi dari Kementerian ESDM. Nantinya, dengan RKAB, rekomendasi tidak lagi dibutuhkan, perusahaan hanya perlu menunjukkan dokumen RKAB tersebut.

"Sekarang kami hanya memperoleh satu, yaiut persetujuan RKAB. Persetujuan RKAB itu melingkupi semuanya yang diputuskan, terkait dengan hal-hal yang bersifat teknis maupun administrasi dalam rangka untuk perizinan," ujar Bambang seperti dilansir Antara.

Kementerian ESDM kembali mencabut 22 regulasi yang dinilai tidak relevan lagi dan menghambat proses investasi, yakni dari 51 regulasi disederhanakan menjadi hanya 29 regulasi, enam di antaranya di sektor Minerba.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan pencabutan peraturan ini untuk meningkatkan fleksibilitas investasi. Kementerian ESDM dan SKK Migas pada tahun ini memiliki rencana investasi sebesar 50 miliar dolar AS, atau dua kali lipat dari realisasi total investasi sektor ESDM pada 2017 yang mencapai sekitar 26 miliar dolar AS.

Keenam regulasi yang akan digabung dan disederhanakan tersebut, yaitu Permen ESDM 12/2011 tentang Tata Cara Penetapan WUP dan Sistem Informasi Wilayah Pertambangan Minerba; Permen ESDM 25/2016 perubahan atas Permen ESDM 12/2011; Permen ESDM 28/2017 tentang Tata Cara Lelang WIUP dan WIUPK pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral Logam dan Batubara.

Selanjutnya, Permen ESDM 34/2017 tentang Perizinan di Bidang Pertambangan Minerba, Permen ESDM 15/2017 tentang Tata Cara Pemberian IUPK Operasi Produksi sebagai Kelanjutan Operasi KK atau PKP2B, dan Kepmen ESDM 1453/2000 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Tugas Pemerintahan Bidang Pertambangan Umum

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Anindya Bakrie saat berfoto bersama Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:30 WIB

Bertemu Menteri Investasi Inggris, Bahlil Pastikan Kerja Sama RI-Inggris Bakal Diteken pada KTT G20 di Bali

Di sela kunjungan kerjanya ke Davos, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone kemarin siang (25/5)…

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:00 WIB

Ini Kontribusi 50 Tahun HIPMI untuk Indonesia Menuju Era Keemasan

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sedang menuju era keemasan yang tahun ini akan menginjak usia 50 tahun. Anggota HIPMI di seluruh Indonesia akan tetap berjuang untuk membangun ekonomi…

Mentan SYL menyaksikan Porang yang akan diolah

Kamis, 26 Mei 2022 - 14:52 WIB

Kementan Dukung Investor Bangun Pabrik Olahan Porang Skala Besar di Lombok Barat

Pabrik pengolahan porang menjadi tepung glukomanan berkadar 90 persen mulai dibangun di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

PT Alkindo Naratama Tbk (“ALDO”

Kamis, 26 Mei 2022 - 14:07 WIB

Laba Bersih ALDO Melesat 70,8% pada Kuartal I-2022

PT Alkindo Naratama Tbk (“ALDO”), emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi, terus meraih kinerja yang positif pada awal tahun 2022 dengan bukukan kenaikan…

Willy Bintoro Chandra, Pembina DPD Aspadin Jawa Tengah

Kamis, 26 Mei 2022 - 12:00 WIB

Pelabelan BPA Pada AMDK Galon Guna Ulang Dinilai Diskriminatif

Willy Bintoro Chandra, Pembina DPD Aspadin Jawa Tengah, mengatakan dampak kebijakan BPOM yang mewajibkan pelabelan “berpotensi mengandung BPA” khusus pada AMDK galon guna ulang sangat diskriminatif…