INDUSTRY.co.id - PT Bukaka Teknik Utama Tbk melalui PT Bukaka Mega Investama (MNI) membeli sebanyak 30% atau 300 lembar saham Bukaka Technix Sdn Bhd (BTSB).
"Nilai pengembilalihan saham ini sekitar RM300," kata Sekretaris Perusahaan Devindra Ratzarwin melalui keterbukaan informasi BEI, Rabu (11/1).
BTSB dalam catatan Imq merupakan perusahaan dengan kegiatan usaha di bidang pemeliharaan minyak gas gas, enjinering, serta layanan pabrikasi.
Perusahaan yang dimiliki oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ini harus menanggung turunnya laba bersih hingga 50% atau menjadi Rp13,86 miliar pada paruh pertama 2016 dari Rp28,17 miliar pada kurun waktu serupa tahun sebelumnya.
Salah satu penyebabnya adalah rugi kurs sebesar Rp2,73 miliar dibandingkan dengan laba kurs tahun sebelumnya Rp2,77 miliar.
Kendati demikian, Bukaka masih mampu menorehkan pertumbuhan pendapatan kontrak konstruksi dan non konstruksi pada semester I 2016 sekitar 6,6% atau menjadi Rp583,21 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp547 miliar.
Per akhir Juni 2016, total aset Bukaka mencapai Rp2,19 triliun, lebih tinggi dari 2015 yang tercatat Rp1,99 triliun.
Pada penutupan perdagangan IHSG sesi I, harga saham BUKK turun 35 poin (4,76%) ke Rp700. (Hrb)