Ekspor Mamin, Pemprov Banten Rancang Kawasan Industri Halal

Oleh : Herry Barus | Senin, 05 Februari 2018 - 07:20 WIB

Halal makanan (Foto Dok Industry.co.id)
Halal makanan (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Serang- Pemerintah Provinsi Banten merancang pembangunan kawasan industri halal yang dimasukan dalam Rencangan Perda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) yang masih dibahas di DPRD Banten.

"Kawasan Industri Halal ini yang membedakan Banten dengan daerah lainnya, karena semua daerah diamatkan untuk membuat Perda RPIP. Nah yang menjadi pembeda di Banten ini, kita rancang kawasan industri halal," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten Babar Suharso saat melakukan rapat kordinasi internal di Serang, Jumat (2/2/2018)

Menurutnya, kawasan industri halal tersebut nantinya lebih diarahkan pada produk makanan, terutama untuk sasaran eksport ke negara-negara di Kawasan Timur Tengah.

"Kita jadi eksportir halal untuk Timur Tengah, karena di sana tidak ada produk-produk dari hasil pertanian, perkebunan yang dihasilkan seperti di negara kita misalnya cokelat dan lainnya," kata Babar.

Ia mengatakan, kemungkinan industri halal tersebut diarahkan untuk industri makanan karena disesuaikan dengan potensi yang ada di Banten.

"Banyak fasilitas yang kita miliki, ini bisa jadi kinerja dan peluang eksport bahan makanan. nanti bisa suport dari sisi standar kehalalannya dan kualitasnya dengan membentuk lembaga yang diakui secara nasional," katanya.

Terkait rencana kerja Dipserindag Banten ke depan, kata dia ada dua fokus yang akan menjadi prioritas program untuk dilaksanakan yakni membuat rencana pembangunan industri provinsi untuk jangka waktu selama 20 tahun ke depan yakni 2018 sampai 2038.

Sebab pembangunan industri harus terencana dengan baik, untuk meningkatkan kinerja eksport serta kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, kata dia, fokus ke dua yakni sedang menyusun Perda Pembentukan BUMD Agrobisnis untuk pengelolaan hasil pertanian dari mulai produksi hingga pasca panen dan pengembangan industrinya.

"Tahun 2019 ini BUMD Agrobisnis harus sudah konkret. Jadi kedepan, Disperindag menindaklanjuti apa yang dihasilkan sektor hulu seperti produk pertanian, kelautan dan perikanan," kata Babar seperti dilansir Antara.

Dengan demikian, kata dia, melalui BUMD tersebut bagaimana para petani di Banten memiliki nilai tambah serta bsia menjadikan komoditi untuk pemenuhan kebutuhan lokal, nasional maupun untuk eksport.

"Jadi melalui rapat kordinasi internal ini, saya ingin memberikan penguatan dan penekanan terkait program yang akan dilaksananakan 2018 kedepan dan evaluasi program Tahun 2017," kata Babar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peresmian Tol Kunciran-Serpong (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 06 Desember 2019 - 22:26 WIB

Tol Kunciran-Serpong Diresmikan, Kawasan Industri Jakarta dan Banten Akan Terintegrasi

Dengan diresmikanya tol ini, Presiden Jokowi mengharapkan akan memberi dampak pada percepatan investasi dan daya saing nasional meskipun ruas tol ini berada di Banten.

realme X2 Pro

Jumat, 06 Desember 2019 - 22:00 WIB

Ini Fitur-Fitur Yang Menjadikan realme X2 Pro The Real Flagship King

Setelah sukses meluncurkan produk-produk terbaik di segmen kelas menengah, 27 November lalu realme resmi bertarung ke pasar smartphone premium dengan meluncurkan realme X2 Pro.

Boyband EXO

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:01 WIB

Menelisik 7 Tahun Perjalanan Karier dari Boyband EXO

Setelah tiga tahun lamanya, boyband ternama asal Korea Selatan, EXO kembali menggelar konser di Indonesia pada tanggal 23 November 2019 kemarin. Tak pelak, konser bertajuk EXO PLANET #5 EXplOration…

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:00 WIB

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada hari ini, Jumat (6/12/2019) telah menyampaikan SK Dewan Komisaris No. DEKOM/SKEP/011/2019 tanggal 5 Desember 2019 yang menetapkan Fuad Rizal sebagai Plt.…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Jumat, 06 Desember 2019 - 16:30 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan Pariwara Tidak Langsung OJK

Jakarta - BNI Syariah meraih penghargaan Pariwara Tidak Langsung Terbaik Sektor Jasa Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019. Penghargaan ini diberikan dalam acara Malam Penganugerahan…