15 Investor Amerika Jajaki Investasi di KEK Mandalika

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 01 Februari 2018 - 12:38 WIB

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)
Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)

INDUSTRY.co.id - Mataram- Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat Lalu Moh Faozal menyatakan sebanyak 15 investor asal Amerika Serikat akan berkunjung ke daerah itu untuk menjajaki potensi investasi, khususnya di kawasan ekonomi khusus Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah.

"Mereka ingin menjajaki potensi investasi di NTB, khususnya di kawasan wisata Mandalika," kata Faozal di Mataram, Rabu (31/1/2018)

Menurut Faozal, kunjungan 15 investor asal Amerika Serikat (AS) ini disampaikan Winanto Adi, Konsulat Ekonomi KJRI New York. Rombongan sendiri akan berada di NTB selama dua hari dari 18-19 Februari 2018.

"Nanti 15 investor ini berkunjung ke NTB ditemani konsulat Indonesia di KJRI New York," terangnya.

KEK Mandalika memiliki luas 1.175 hektare yang telah mendapat komitmen investasi senilai Rp12,7 triliun. KEK Mandalika sendiri merupakan KEK Pariwisata pertama yang telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden RI Joko Widodo pada 20 Oktober 2017.

Diharapkan dari kawasan ini dapat menciptakan dampak ikutan menyerap 5.000 tenaga kerja lokal dan dua juta wisatawan mancanegara pada 2019.

Saat ini, tercatat sebanyak tiga investor sedang membangun hotel berbintang lima di KEK Mandalika yaitu Pullman Hotel, Royal Tulip Hotel serta X2 Hotel. Tiga investor lainnya diharapkan mulai membangun hotel di kawasan ini pada awal 2018 yaitu ClubMed Hotel, Paramount Hotel serta Mozaique Jiva One Sky Hotel.

Pembangunan KEK yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 ini ditargetkan mencapai Rp2,2 triliun dengan investasi pelaku usaha mencapai Rp28,64 triliun pada 2025.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…